logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kekeringan Sejak Agustus, Warga Baratan Timur Jember Terima 10.000 Liter Air Bersih

  • 27 Oktober 2026
  • Dibaca 35 Kali
Bagikan Via:
kekeringan-sejak-agustus-warga-baratan-timur-jember-terima-10000-liter-air-bersih-20261028

Kekeringan Sejak Agustus, Warga Baratan Timur Jember Terima 10.000 Liter Air Bersih

JEMBER, 27 OKTOBER 2026 – Kekeringan yang berlangsung sejak Agustus 2026 membuat sebagian warga Lingkungan Baratan Timur, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, kesulitan mendapatkan air bersih. Sejumlah sumur warga mulai mengering dan air yang tersisa menjadi keruh.

Kondisi tersebut mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 10.000 liter kepada warga, Selasa, 27 Oktober 2026.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember, Septa Tri Satya Budi, mengatakan distribusi air dilakukan sebagai tindak lanjut atas permohonan bantuan dari Kelurahan Baratan.

"Distribusi air bersih dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan. Tim juga melakukan koordinasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait kondisi kekeringan," kata Septa.

Menurut dia, wilayah RT 02 dan RT 03 RW 09 menjadi salah satu kawasan yang mengalami kesulitan air karena belum memiliki jaringan pipanisasi. Kondisi tersebut membuat warga harus mencari sumber air dari wilayah lain.

Sebagian warga bahkan harus membeli air galon atau air isi ulang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Warga lainnya mengambil air dari kawasan Baratan Wetan yang berjarak sekitar satu kilometer dari permukiman.

"Sumur warga sebagian besar mulai mengering dan airnya keruh. Sungai yang lokasinya sekitar 700 meter dari permukiman juga sudah mengering sehingga tidak bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan warga," ujar Septa.

Berdasarkan pendataan BPBD, kebutuhan air bersih terdapat di sejumlah RT. Di RT 02/RW 09, sekitar 40 KK dari total 150 KK membutuhkan pasokan air bersih. Sementara di RT 03/RW 09 terdapat sekitar 50 KK dari total 200 KK yang membutuhkan bantuan.

Kebutuhan air juga tercatat di RT 02/RW 11 sebanyak sekitar 80 KK dan RT 03/RW 11 sebanyak sekitar 30 KK. Secara keseluruhan, sekitar 200 KK tercatat membutuhkan dukungan air bersih.

TRC-PB BPBD tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB. Petugas kemudian melakukan koordinasi dengan perangkat kelurahan, RT/RW dan warga sebelum menyalurkan air ke sejumlah tandon yang telah disiapkan.

Selain distribusi air, petugas memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kondisi kekeringan. Kegiatan selesai sekitar pukul 18.00 WIB dalam kondisi aman, lancar dan kondusif.

BPBD juga memastikan sarana penampungan air telah tersedia di lokasi. Terdapat delapan unit tandon BPBD berkapasitas masing-masing 1.200 liter yang tersebar di beberapa titik untuk menampung bantuan air bersih.

"Air bersih sebanyak 10.000 liter sudah didistribusikan ke tandon yang tersedia. Kondisi di lapangan aman dan terkendali," kata Septa.

Untuk memastikan kebutuhan warga tetap terpenuhi selama musim kemarau, BPBD merekomendasikan distribusi air bersih sebanyak 10.000 liter setiap dua hari sekali.

Menurut Septa, kebutuhan distribusi berkala diperlukan mengingat sebagian sumber air warga sudah tidak dapat diandalkan. Penanganan lebih lanjut juga akan diteruskan kepada dinas terkait agar persoalan kekeringan dapat ditangani secara berkelanjutan.

"Kami merekomendasikan distribusi air dilakukan setiap dua hari sekali dan meneruskan kondisi ini kepada dinas terkait untuk penanganan selanjutnya," ujarnya.

Dalam penanganan tersebut, BPBD Kabupaten Jember berkoordinasi dengan perangkat Kelurahan Baratan, RT/RW dan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan kendala di lapangan. (tgh)

Galeri Foto