logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Kelurahan Baratan Perkuat Administrasi Kependudukan untuk Lindungi Calon Pekerja Migran

  • 14 Juni 2026
  • Dibaca 28 Kali
Bagikan Via:
kelurahan-baratan-perkuat-administrasi-kependudukan-untuk-lindungi-calon-pekerja-migran-20260614

Kelurahan Baratan Perkuat Administrasi Kependudukan untuk Lindungi Calon Pekerja Migran

JEMBER, 14 JUNI 2026 – Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, menegaskan komitmennya memperkuat pengawasan administrasi kependudukan sebagai langkah awal mencegah penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural. Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Jalan Sehat Kampanye Gerakan Nasional Migran Aman yang digelar Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) di Alun-Alun Jember, Minggu 14 Juni 2026.

Kegiatan yang diikuti jajaran pimpinan daerah, kepala organisasi perangkat daerah, camat, hingga lurah se-Kabupaten Jember itu menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan calon pekerja migran sejak dari daerah asal.

Acara dimulai pukul 06.00 WIB dengan jalan sehat mengelilingi kawasan pusat kota Jember. Setelah itu, peserta mengikuti sosialisasi mengenai tata kelola migrasi yang aman, legal, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Bagi Kelurahan Baratan, isu perlindungan pekerja migran tidak dapat dipisahkan dari tertib administrasi kependudukan. Validasi data warga, verifikasi dokumen, serta pemberian informasi yang benar mengenai prosedur bekerja ke luar negeri dinilai menjadi benteng pertama dalam mencegah praktik penempatan ilegal maupun tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Sekretaris Kelurahan Baratan, Denny Wijiyati, S.A.P., yang memimpin delegasi kelurahan dalam kegiatan tersebut, mengatakan kampanye nasional ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada aparatur pemerintah mengenai pentingnya deteksi dini terhadap potensi keberangkatan pekerja migran secara nonprosedural.

“Kami sangat mengapresiasi Gerakan Nasional Migran Aman ini. Bagi kami, tertib administrasi di tingkat kelurahan merupakan kunci utama dalam melindungi warga. Kegiatan ini memperkuat pemahaman kami terkait upaya deteksi dini terhadap keberangkatan kerja yang tidak resmi,” ujarnya.

Menurut Denny, hasil sosialisasi tersebut akan ditindaklanjuti dengan penguatan validasi administrasi kependudukan dan edukasi kepada masyarakat agar warga memahami prosedur resmi sebelum memutuskan bekerja di luar negeri.

“Kelurahan Baratan siap memperketat validasi data kependudukan dan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat. Dengan demikian, warga yang ingin bekerja di luar negeri dapat memperoleh perlindungan hak-haknya sejak sebelum keberangkatan,” katanya.

Partisipasi aktif Kelurahan Baratan dalam kegiatan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah di tingkat akar rumput dalam mendukung program perlindungan pekerja migran yang digagas pemerintah pusat dan daerah.

Melalui penguatan administrasi dan edukasi masyarakat, Kelurahan Baratan berharap dapat menjadi garda terdepan dalam mencegah praktik migrasi nonprosedural sekaligus memastikan setiap warga yang bekerja di luar negeri berangkat melalui jalur yang aman dan legal. (fzr)

Galeri Foto