logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kaliwates

Imbas Positif IJMC 2026, Pedagang Ayam Crispy dan Mie Ayam di Jember Ketiban Rezeki

  • 08 Agustus 2026
  • Dibaca 47 Kali
Bagikan Via:
imbas-positif-ijmc-2026-pedagang-ayam-crispy-dan-mie-ayam-di-jember-ketiban-rezeki-20260809

Imbas Positif IJMC 2026, Pedagang Ayam Crispy dan Mie Ayam di Jember Ketiban Rezeki

JEMBER, 08 AGUSTUS 2026 - Gelaran International Jember Marching Carnival (IJMC) 2026 yang berlangsung pada Sabtu, 08 Agustus 2026, membawa berkah berlimpah bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi acara. Dua pedagang kaki lima asal Lingkungan Kauman, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, merasakan langsung lonjakan pendapatan yang sangat signifikan berkat limpahan ribuan pengunjung.

Salah seorang pedagang ayam renyah (crispy), Nouval Purnama Putra, mengaku omzet harian yang biasanya berkisar Rp200.000 melonjak drastis hingga mencapai Rp500.000 saat IJMC 2026 berlangsung. Lonjakan pembeli bahkan sudah terlihat sejak pagi hari ketika para peserta dan penonton mulai memadati area venue.

Kegembiraan serupa dirasakan oleh Dayat, penjual mie ayam yang berdagang tidak jauh dari lokasi Nouval. Pada hari biasa, Dayat mengantongi pendapatan bersih sekitar Rp300.000 per hari. Namun, saat gelaran karnaval internasional tersebut, ia berhasil meraup omzet hingga lebih dari Rp1.000.000 karena dagangannya laris manis diserbu pembeli.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Dayat mengaku stok bahan baku yang ia persiapkan habis lebih cepat dari perkiraan awal. Antrean penonton yang haus dan lapar usai menyaksikan pertunjukan membuat lapak sederhananya tak pernah sepi pengunjung sejak garis awal parade dibuka.

Atas capaian tersebut, keduanya menyampaikan rasa syukur sekaligus mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait. Menurut mereka, penyelenggaraan acara berskala besar seperti IJMC 2026 memberikan dampak positif yang nyata dan langsung terasa bagi roda perekonomian masyarakat kelas bawah.

"Kami sangat berterima kasih dan bersyukur. Kalau hari biasa, belum tentu pembelinya sebanyak ini. Kami berharap Pemkab Jember lebih sering mengadakan event besar seperti ini agar pendapatan pedagang kecil bisa terus terangkat dan sejahtera," ungkap Nouval dan Dayat seraya mengumbar senyum bahagia.

Kehadiran ribuan pengunjung lokal maupun luar daerah yang datang menyaksikan atraksi seni dan pertunjukan musik baris-berbaris ini terbukti menjadi stimulus efektif bagi perekonomian warga lokal. Selain sektor kuliner, jasa perparkiran dan toko kelontong di sekitar area acara juga mendulang untung serupa.

Sektor UMKM memang menjadi salah satu pilar utama yang terus didorong oleh Pemkab Jember dalam setiap gelaran budaya dan pariwisata. Dengan melibatkan pedagang lokal, agenda tahunan berkelas internasional tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana pemerataan ekonomi rakyat.

Masyarakat setempat berharap pesta rakyat dan ajang internasional seperti IJMC dapat terus diselenggarakan secara konsisten dengan skala yang lebih luas. Langkah ini diyakini mampu menjaga stabilitas ekonomi warga sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Kabupaten Jember di mata dunia. (fik)

Galeri Foto