TRC Sidak Dua Dapur Usai Terima Keluhan Menu MBG, Camat Tanggul Tegaskan Tak Ada Toleransi
- 13 Mei 2026
- Dibaca 175 Kali
Bagikan Via:
TRC Sidak Dua Dapur Usai Terima Keluhan Menu MBG, Camat Tanggul Tegaskan Tak Ada Toleransi
JEMBER, 13 MEI 2026 – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah untuk mendukung gizi pelajar, justru menuai keluhan dari warga dan orang tua siswa di wilayah Kecamatan Tanggul. Lewat kanal pengaduan Wadul Gus’e, masyarakat melaporkan adanya ketidaklayakan pada menu makanan yang disajikan, serta ketidaksesuaian jenis susu yang diberikan kepada siswa tingkat SMA.
Merespons laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) Kecamatan Tanggul langsung bergerak melakukan peninjauan dan konfirmasi ke lapangan pada Selasa, 12 Mei 2026. Tim mendatangi dua lokasi Satuan Pelayanan dan Pengelola Gizi (SPPG), yaitu SPPG Manggisan 1 dan SPPG Manggisan 2, untuk memastikan kebenaran informasi dan menindaklanjuti keluhan yang masuk.
Ketua TRC sekaligus Kasi PMKS Kecamatan Tanggul, Sunariyah Widyawati, menjelaskan bahwa aduan utama yang diterima masyarakat menyasar kualitas hidangan dan jenis minuman yang disajikan.
“Ada dua dapur yang kami kunjungi dan kami konfirmasi terkait isi laporan. Masyarakat mengeluhkan menu makanan yang dinilai tidak layak dikonsumsi, serta pemberian susu kepada siswa SMA yang tidak sesuai dengan ketentuan atau standar yang ditetapkan,” ungkap Sunariyah saat dikonfirmasi, Rabu 13 Mei 20226.
Saat bertemu dengan penanggung jawab kedua SPPG tersebut, tim mendapatkan respons yang positif dan kooperatif. Pihak pengelola mengakui adanya hal yang perlu diperbaiki dan berkomitmen penuh untuk menindaklanjuti setiap masukan dari para siswa maupun laporan yang disampaikan warga.
“Pihak pengelola sangat kooperatif, mendengarkan keluhan, dan berjanji akan segera memperbaiki kualitas menu serta menyesuaikan kembali jenis susu agar tepat sasaran dan sesuai standar. Kami pastikan perbaikan ini segera diterapkan,” tegas Sunariyah.
Sementara itu, Camat Tanggul sekaligus Ketua Satgas MBG Kecamatan Tanggul, Fariqul Mashudi S.Sos, menegaskan bahwa program MBG harus berjalan sesuai amanah dan perintah Gus Bupati, yaitu mengutamakan mutu terbaik, keamanan pangan yang terjamin, serta keberlanjutan layanan yang baik.
“Setiap aduan yang masuk dari masyarakat adalah alarm nyata untuk perbaikan. Tidak boleh ada toleransi sedikit pun terhadap penyajian makanan yang berpotensi membahayakan kesehatan atau di bawah standar gizi. Program ini untuk anak-anak, jadi mutu dan keamanan adalah harga mati,” tegas Camat Fariqul dengan tegas.
Pemerintah Kecamatan Tanggul memastikan akan terus melakukan pemantauan rutin dan inspeksi mendadak agar janji perbaikan tersebut benar-benar terlaksana. Masyarakat pun diminta terus berpartisipasi mengawasi, agar program strategis ini benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi tumbuh kembang pelajar di wilayahnya. (psn)