DTPHP Jember Pastikan Distribusi Pupuk Bersubsidi Transparan, Stok di Jelbuk Aman
- 10 Mei 2026
- Dibaca 115 Kali
Bagikan Via:
DTPHP Jember Pastikan Distribusi Pupuk Bersubsidi Transparan, Stok di Jelbuk Aman
JEMBER, 10 MEI 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat pengawasan distribusi pupuk bersubsidi agar tepat sasaran dan benar-benar diterima petani yang berhak. Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev), Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember turun langsung ke kios pupuk di Desa Suger Kidul, Kecamatan Jelbuk, Jumat 08 Mei 2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan pupuk tetap aman selama musim tanam sekaligus menjaga transparansi penyaluran di tingkat kios. Tim teknis DTPHP melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari kesesuaian data petani dalam sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK), administrasi penyaluran, stok pupuk, hingga kepatuhan terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET).
Pengawasan dilakukan secara detail agar distribusi pupuk bersubsidi berjalan tertib, lancar, dan memberikan kepastian bagi petani dalam memperoleh haknya.
Anggota Tim Teknis DTPHP Kabupaten Jember, Bambang, mengatakan keterbukaan informasi menjadi kunci penting dalam menjaga kepercayaan petani terhadap sistem distribusi pupuk bersubsidi.
“Petani harus mengetahui jumlah stok yang tersedia, harga yang berlaku, serta mekanisme penyalurannya. Ketika informasi disampaikan secara terbuka, petani akan merasa lebih tenang dan tidak mudah terjadi kesalahpahaman,” ujarnya saat kegiatan berlangsung.
Menurutnya, pengawasan rutin yang dilakukan pemerintah tidak hanya memastikan aturan berjalan dengan baik, tetapi juga memperkuat hubungan antara kios, petani, dan pemerintah daerah.
“Distribusi pupuk menyangkut kebutuhan utama petani. Karena itu, pelayanan harus dijalankan secara jujur, terbuka, dan tepat sasaran agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga,” tambahnya.
Sementara itu, anggota Tim Teknis DTPHP lainnya, Dewi, menekankan pentingnya kedisiplinan kios dalam menjalankan aturan distribusi pupuk bersubsidi, termasuk memasang daftar harga di tempat yang mudah dilihat masyarakat.
“Hal sederhana seperti pemasangan informasi harga sangat penting. Petani menjadi memiliki kepastian dan merasa lebih nyaman saat membeli pupuk di kios resmi,” katanya.
Ia menilai pemahaman pengelola kios terhadap regulasi distribusi pupuk turut menentukan kelancaran penyaluran di lapangan.
“Ketika kios memahami aturan dan menjalankannya dengan baik, distribusi pupuk akan lebih tertib dan tepat sasaran. Ini menjadi tanggung jawab bersama demi mendukung pertanian yang lebih maju,” jelasnya.
Selain melakukan pemeriksaan administrasi dan stok, tim DTPHP juga berdialog langsung dengan pengelola kios untuk menyerap masukan dari lapangan sekaligus memberikan pembinaan terkait tata kelola distribusi pupuk bersubsidi. Pendekatan tersebut dilakukan agar kios dapat menjadi mitra aktif pemerintah dalam menjaga kelancaran distribusi pupuk bagi petani.
Dari hasil monitoring, stok pupuk bersubsidi di Desa Suger Kidul terpantau aman dan penyaluran berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Kondisi itu diharapkan mampu mendukung produktivitas pertanian masyarakat di wilayah Kecamatan Jelbuk.
Melalui monitoring yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, DTPHP Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan sistem distribusi pupuk bersubsidi yang transparan, tertib, dan tepat sasaran guna mendukung ketahanan pangan daerah. (ima)