Kelurahan Sumbersari Pertimbangkan Kerja Sama Data Real-Time dengan KeRis MAS BRIAND
- 12 Desember 2025
- Dibaca 270 Kali
Bagikan Via:
Kelurahan Sumbersari Pertimbangkan Kerja Sama Data Real-Time dengan KeRis MAS BRIAND
JEMBER, PPID - Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, tengah menjajaki kerja sama strategis dengan Kelompok Riset (KeRis) MAS BRIAND Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember (FEB UNEJ) untuk pengembangan Dashboard Analytics Data Warga berbasis real-time, Jumat (12/12/2025).
Dalam pertemuan informal di ruang serbaguna Pendopo Kelurahan Sumbersari, Lurah Bhatara Pragusta, ST menerima langsung kunjungan Prof. Dr. Alwan Sri Kustono, M.Si., Ak., CA., CPA dan Dr. Wahyu Agus Winarno, M.Sc., Ak., CA., CPA., ASEAN CPA (sekaligus Ketua RT 03/RW 13 Kelurahan Sumbersari) selaku perwakilan KeRis MAS BRIAND. Dr. Wahyu menawarkan pembuatan antarmuka visual interaktif berbasis dashboard yang mampu menyajikan data kelurahan secara real-time dalam bentuk grafik, diagram, dan metrik yang mudah dipahami, guna mendukung pemantauan serta pengambilan keputusan berbasis data.
Sementara itu Lurah Sumbersari, Bhatara Pragusta, ST sangat tertarik dengan tawaran ini.
“Ini tawaran menarik, tapi Kami perlu mempelajari isinya terlebih dahulu. Kami sudah memiliki banyak data administrasi kependudukan dan kegiatan warga. Memang yang kami butuhkan adalah alat untuk mengolah dan menampilkannya secara cepat dan menarik. Tawaran KeRis MAS BRIAND ini sangat sesuai, tapi perlu dikaji lebih dulu,” ujar Bhatara Pragusta usai pertemuan.
Dashboard yang diusulkan akan mengintegrasikan berbagai sumber data yang sudah ada di kelurahan, seperti data kependudukan, laporan kegiatan RT/RW, kepadatan lingkungan, tren sosial-ekonomi, hingga proses pelayanan publik menjadi satu tampilan yang dapat diakses kapan saja oleh aparatur kelurahan. Perwakilan KeRis menegaskan, keberhasilan dashboard sangat tergantung pada ketersediaan supply data real-time dari sistem yang sudah berjalan di kelurahan.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi FEB UNEJ, khususnya pengabdian kepada masyarakat dan aktualisasi Kampus Berdampak. Dr. Wahyu Agus Winarno kepada media ini menyatakan, jika terealisasi, Kelurahan Sumbersari berpotensi menjadi pionir di Kabupaten Jember yang memiliki sistem pemantauan sosial-ekonomi berbasis dashboard analytics modern.
“Kami ingin Sumbersari menjadi model kolaborasi akademisi-pemerintah desa/kelurahan yang berkelanjutan. Dashboard ini juga akan menjadi laboratorium hidup bagi mahasiswa dan dosen dalam penerapan ilmu data science dan ekonomi pembangunan,” ungkapnya.
Meski antusias, Lurah Bhatara belum bisa memutuskan. Tawaran kerja sama masih dalam tahap pembahasan teknis, ruang lingkup, mekanisme, serta aspek keamanan dan perlindungan data pribadi warga. “Prinsipnya kami sambut baik. Namun kami pastikan sistem ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan tetap menjaga privasi warga,” tegasnya.
Jika disetujui, implementasi tahap pertama baru bisa dijadwalkan mulai awal 2026. Kelurahan Sumbersari berpeluang menjadi kelurahan pertama di Jember yang mengusung tata kelola berbasis data real-time, langkah awal menuju smart kelurahan yang transparan, cepat tanggap, dan berkelanjutan.