Kemarau Panjang, 85 KK di Silo Jember Kesulitan Air Bersih, BPBD Salurkan 5.000 Liter
- 15 Agustus 2026
- Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
Kemarau Panjang, 85 KK di Silo Jember Kesulitan Air Bersih, BPBD Salurkan 5.000 Liter
JEMBER, 15 Agustus 2026 — Sebanyak 85 kepala keluarga (KK) di Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terdampak kekeringan. Warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih sejak Juli 2026 akibat sumur mengering selama musim kemarau.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah tersebut pada Sabtu,15 Agustus 2026. Sebanyak 5.000 liter air didistribusikan ke sejumlah tandon yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan warga.
“Distribusi air bersih ini merupakan bantuan ke-7 untuk warga terdampak kekeringan di Dusun Baban Timur,” kata Iqbal Fathoni, anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, Sabtu.
Iqbal menjelaskan, warga terdampak tersebar di RT 01 dan RT 02 RW 07. Sebanyak 45 KK berada di RT 01, sedangkan 40 KK lainnya berada di RT 02.
Kondisi kekeringan membuat warga harus menempuh perjalanan sekitar 3 kilometer untuk mendapatkan air dari sungai terdekat. Situasi semakin sulit karena kawasan RW 07 belum memiliki jaringan pipanisasi.
“Warga selama ini mengandalkan sumur untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, sumur warga dengan kedalaman sekitar 15 meter saat ini sudah kering,” ujar Iqbal.
BPBD menempatkan lima tandon di titik yang mudah dijangkau warga. Empat tandon masing-masing berkapasitas 1.200 liter, sedangkan satu tandon lama berkapasitas 2.200 liter. Tandon tersebut ditempatkan di halaman rumah warga, mushala, dan Masjid Al Baiturrahman.
Tim BPBD berangkat menuju lokasi sekitar pukul 10.00 WIB dan tiba pukul 13.30 WIB. Setelah proses distribusi selesai, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar menggunakan air secara bijak serta mendokumentasikan kegiatan sebagai bagian dari penanganan dampak kekeringan.
Iqbal mengatakan, BPBD merekomendasikan distribusi air bersih dilakukan secara berkala, yakni setiap dua hari sekali dengan kapasitas sekitar 5.000 liter setiap pengiriman.
“Rekomendasinya, bantuan air bersih tetap disalurkan setiap dua hari sekali selama warga masih mengalami kesulitan mendapatkan air,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, BPBD Jember melibatkan unsur Destana, kepala dusun, dan warga. Distribusi berlangsung tanpa kendala dan tim kembali ke markas setelah kegiatan selesai sekitar pukul 15.30 WIB.
BPBD berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus meringankan dampak kekeringan yang terjadi selama musim kemarau.(tgh)