Kemenkes dan Dinkes Tinjau Rumah Imunisasiku di Posyandu Dukuhdempok
- 02 September 2026
- Dibaca 53 Kali
Bagikan Via:
Kemenkes dan Dinkes Tinjau Rumah Imunisasiku di Posyandu Dukuhdempok
JEMBER, 02 SEPTEMBER 2026 – Kementerian Kesehatan bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dan Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember melakukan kunjungan lapangan ke Posyandu Dukuhdempok pada Selasa, 01 September 2026. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari supervisi suportif program imunisasi sekaligus melihat secara langsung pelaksanaan pencatatan imunisasi di tingkat masyarakat.
Posyandu Dukuhdempok merupakan wilayah kerja Puskesmas Ambulu. Dalam kunjungan tersebut, tim melihat praktik pencatatan melalui Rumah Imunisasiku, sebuah papan yang digunakan untuk membantu mencatat identitas anak, jadwal, serta jenis imunisasi yang telah dan perlu diberikan.
Keberadaan Rumah Imunisasiku menjadi salah satu upaya untuk membantu orang tua dan kader memantau riwayat imunisasi anak. Melalui pencatatan tersebut, jadwal pemberian imunisasi dapat diketahui sehingga anak diharapkan tidak terlewat dari imunisasi sesuai usianya.
Penelaah Teknis Kebijakan Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember, Syahroni Bahtiar, S.Kep., Ners., M.Kes., mengatakan pencatatan tersebut penting untuk memastikan bayi mendapatkan imunisasi sesuai jadwal.
“Bapak Ibu pastikan bayi kita tercatat di Rumah Imunisasiku. Ini berfungsi untuk jadwal dan mencatat data imunisasi yang diberikan kepada bayi kita. Jadi orang tua akan tahu bahwa waktunya imunisasi akan tercatat langsung di Rumah Imunisasiku,” ujar Syahroni.
Menurutnya, pencatatan imunisasi juga perlu didukung dengan keterlibatan masyarakat. Pendekatan tersebut sejalan dengan konsep My Village My Home yang menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam upaya perlindungan kesehatan anak.
“My Village My Home ini adalah dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat. Pastikan bayi kita tercatat dalam My Village My Home,” katanya.
Kunjungan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya peran posyandu sebagai bagian dari pelayanan kesehatan yang dekat dengan keluarga. Dengan dukungan kader, tenaga kesehatan, dan orang tua, pencatatan imunisasi dapat dilakukan secara berkesinambungan untuk membantu memastikan setiap anak memperoleh imunisasi secara lengkap.
Supervisi suportif yang dilakukan Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur tersebut diharapkan dapat memberikan penguatan terhadap pelaksanaan imunisasi di tingkat layanan masyarakat. Pemantauan secara langsung juga menjadi kesempatan untuk melihat praktik yang telah berjalan serta mendukung upaya peningkatan cakupan imunisasi di Kabupaten Jember.
Melalui Rumah Imunisasiku dan keterlibatan masyarakat dalam My Village My Home, pemantauan imunisasi diharapkan semakin mudah dilakukan, sehingga setiap anak dapat memperoleh perlindungan melalui imunisasi sesuai kebutuhannya. (ken)