logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sukowono

Pemerintah Kecamatan Sukowono Respons Cepat Informasi Suspek DB di Ponpes Maqnaul Ulum

  • 08 Mei 2026
  • Dibaca 150 Kali
Bagikan Via:
pemerintah-kecamatan-sukowono-respons-cepat-informasi-suspek-db-di-ponpes-maqnaul-ulum-20260510

Pemerintah Kecamatan Sukowono Respons Cepat Informasi Suspek DB di Ponpes Maqnaul Ulum

JEMBER, 08 MEI 2026 - Pemerintah Kecamatan Sukowono bersama Pemerintah Desa Sukorejo dan tim dari Puskesmas Sukowono bergerak cepat menindaklanjuti informasi terkait kasus suspek Demam Berdarah (DB) yang menimpa salah satu santri di Pondok Pesantren Maqnaul Ulum Desa Sukorejo, Kecamatan Sukowono, pada Jumat 08 Mei 2026.

Kedatangan rombongan tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan santri sekaligus memberikan penanganan serta edukasi kepada lingkungan pondok pesantren. Langkah cepat ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat, khususnya para santri di lingkungan pesantren.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis dari Puskesmas Sukowono, santri yang sebelumnya diduga mengalami gejala Demam Berdarah ternyata dinyatakan hanya mengalami sakit tifus. Hasil pemeriksaan juga menunjukkan kondisi trombosit santri tersebut dalam keadaan baik dan stabil sehingga tidak mengarah pada penyakit DB.

Camat Sukowono, H. Jono Wasinudin, menyampaikan bahwa pihak pondok pesantren tidak perlu panik terkait informasi yang beredar. Berdasarkan hasil pemeriksaan tim kesehatan, kondisi santri tersebut dipastikan aman dan tidak terindikasi Demam Berdarah.

“Dari hasil pemeriksaan terakhir tim Puskesmas Sukowono, trombosit santri yang bersangkutan dalam kondisi bagus sehingga dipastikan bukan DB, melainkan hanya tifus. Untuk itu, kita perlu meningkatkan sosialisasi dan penyuluhan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kepada para santri dan masyarakat,” ungkapnya.

Pondok Pesantren Maqnaul Ulum sendiri dikenal sebagai salah satu pondok pesantren sehat di wilayah Kecamatan Sukowono. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya kader Poskestren (Pos Kesehatan Pesantren) yang telah dibentuk guna membantu menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan pondok.

Sementara itu, pihak Puskesmas Sukowono juga mengingatkan pentingnya meningkatkan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) baik di lingkungan pondok pesantren maupun di lingkungan desa sekitar. Upaya tersebut dinilai sangat penting sebagai langkah pencegahan munculnya penyakit yang disebabkan oleh nyamuk, terutama saat cuaca tidak menentu.

Dengan adanya klarifikasi dari tim kesehatan ini, diharapkan pihak pesantren tetap tenang dan terus menjaga pola hidup bersih dan sehat demi menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan nyaman bagi seluruh santri. (rul)

Galeri Foto