Kenali Pangan Aman dari Rumah, DKPPP Jember Bekali Masyarakat dengan 5 Kunci Keamanan Pangan
- 20 September 2026
- Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
Kenali Pangan Aman dari Rumah, DKPPP Jember Bekali Masyarakat dengan 5 Kunci Keamanan Pangan
JEMBER, 17 September 2026 – Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember terus mendorong masyarakat untuk semakin cermat dalam memilih, menyimpan, mengolah, hingga menyajikan pangan bagi keluarga. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi Keamanan Pangan yang digelar di Aula DKPPP Jember, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 WIB tersebut diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari masyarakat, khususnya ibu-ibu dari Kecamatan Patrang dan Kaliwates. Sosialisasi menghadirkan narasumber dari BPOM Jember, Riny Indah Setyaningsih, SKM, serta Pengawas Mutu Hasil Pertanian DKPPP Jember, Rachman Cahyono, S.TP., M.Si.
Dalam pemaparannya, BPOM Jember memberikan edukasi mengenai pentingnya keamanan pangan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menentukan pangan yang dikonsumsi oleh keluarga. Masyarakat diajak untuk tidak hanya mempertimbangkan harga dan selera, tetapi juga memperhatikan kondisi serta keamanan pangan sebelum dibeli dan dikonsumsi.
Salah satu materi utama yang disampaikan adalah 5 Kunci Keamanan Pangan, yakni membeli pangan yang baik, menyimpan pangan secara aman, menyiapkan pangan secara seksama, menyajikan pangan secara aman, serta selalu menjaga kebersihan.
Pada kunci pertama, masyarakat diimbau untuk memperhatikan kondisi pangan sebelum membeli, mulai dari tekstur, tampilan visual hingga aroma. Pangan yang menunjukkan tanda-tanda tidak segar sebaiknya tidak dipilih.
Selanjutnya, pangan perlu disimpan sesuai dengan karakteristik dan aturan penyimpanannya. Masyarakat juga diingatkan agar tidak mencampurkan penyimpanan bahan pangan dengan produk nonpangan seperti deterjen dan pasta gigi serta menerapkan prinsip FIFO (First In First Out) dalam penggunaan bahan pangan.
Dalam tahap persiapan, kebersihan diri dan peralatan menjadi hal penting. Peralatan untuk pangan segar dan pangan siap santap juga perlu diperhatikan penggunaannya. Sementara itu, pangan yang telah dimasak sebaiknya segera disajikan dan tidak dibiarkan terlalu lama berada pada suhu danger zone sekitar 5–60°C.
Pengawas Mutu Hasil Pertanian DKPPP Jember, Rachman Cahyono, S.TP., M.Si., menekankan bahwa keamanan pangan perlu dimulai dari kebiasaan sederhana di lingkungan keluarga.
“Keamanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga dimulai dari keluarga. Dengan memahami cara memilih, menyimpan, menyiapkan, dan menyajikan pangan secara benar, masyarakat dapat ikut memastikan pangan yang dikonsumsi keluarga aman, bermutu, dan sesuai prinsip B2SA,” ujar Rachman.
Kunci terakhir adalah menjaga kebersihan secara konsisten, mulai dari mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan peralatan dan tempat pengolahan, hingga memastikan lingkungan tetap bersih.
Sosialisasi tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta. Para ibu yang hadir mengaku memperoleh wawasan baru mengenai cara mengenali pangan yang aman serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, DKPPP Jember berharap pengetahuan masyarakat mengenai keamanan pangan semakin meningkat sehingga dapat mendukung penerapan konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) di tingkat keluarga.(div)