Kepala BPBD Jember Koordinasikan Home Care Ajung, Pantau Kesehatan Tokoh Masyarakat di Ponpes Zainul Ulum
- 16 Oktober 2026
- Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
Kepala BPBD Jember Koordinasikan Home Care Ajung, Pantau Kesehatan Tokoh Masyarakat di Ponpes Zainul Ulum
JEMBER, 16 OKTOBER 2026 – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Dr. Drs. Edy Budi Susilo, M.Si., yang juga bertindak sebagai Koordinator Home Care Kecamatan Ajung, memimpin monitoring dan pendampingan pelayanan kesehatan Home Care di Pondok Pesantren Zainul Ulum, Dusun Grintingan, Desa Klompangan, Kecamatan Ajung, Jumat, 16 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kunjungan rutin Home Care pada minggu ketiga Oktober 2026. Edy Budi Susilo turun langsung bersama Sekretaris Kecamatan Ajung, Kepala UPTD Puskesmas Ajung, Kepala Desa Klompangan, serta tim LRT, LSN dan SRIKANDI.
Dalam kunjungan tersebut, tim memantau kondisi kesehatan empat tokoh masyarakat di lingkungan Pondok Pesantren Zainul Ulum. Mereka yakni Kyai Akhmad Kholil (50), Nyai Mufidah (42), Nyai Siti Badriyah (40), dan Gus Muhammad Yasin (28).
Sebagai Koordinator Home Care Kecamatan Ajung, Edy Budi Susilo memastikan pemeriksaan tidak hanya dilakukan ketika sasaran mengalami keluhan, tetapi juga menjadi bagian dari pemantauan kesehatan secara berkala. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik, tekanan darah, gula darah, kolesterol dan asam urat.
“Hasil pemeriksaan hari ini secara umum dalam kondisi baik. Tekanan darah, gula darah, kolesterol dan asam urat berada dalam rentang normal dan tidak ditemukan keluhan yang membutuhkan penanganan khusus,” kata Edy Budi Susilo.
Meski demikian, keempat sasaran diketahui memiliki riwayat hipertensi dan tidak memiliki riwayat diabetes. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam pemantauan berikutnya agar potensi gangguan kesehatan dapat diketahui lebih dini.
Edy Budi Susilo mengatakan, koordinasi lintas sektor menjadi salah satu kunci pelaksanaan Home Care di Kecamatan Ajung. Keterlibatan pemerintah kecamatan, desa, puskesmas dan unsur pendamping memungkinkan pelayanan kesehatan dilakukan secara lebih terarah dan berkesinambungan.
Menurut dia, Home Care tidak sekadar memberikan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memastikan sasaran mendapatkan pendampingan sesuai kondisi masing-masing.
“Pemantauan secara rutin penting dilakukan, terutama bagi sasaran yang memiliki riwayat penyakit tertentu. Dengan pemeriksaan berkala, perubahan kondisi kesehatan bisa diketahui lebih awal sehingga tindak lanjut dapat segera dilakukan,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, petugas Home Care UPTD Puskesmas Ajung akan kembali melakukan pemeriksaan pada bulan berikutnya. Pemantauan tersebut diharapkan dapat menjaga kondisi kesehatan sasaran sekaligus memperkuat upaya pencegahan dan deteksi dini di masyarakat.
Edy Budi Susilo menegaskan, keterlibatannya sebagai Kepala BPBD sekaligus Koordinator Home Care Kecamatan Ajung merupakan bagian dari penguatan koordinasi pelayanan masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan membuat program berjalan konsisten, terpantau, dan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (tgh)