KKN Kolaboratif Kabupaten Jember Jadi Langkah Bersama Entaskan Kemiskinan
- 25 Agustus 2026
- Dibaca 34 Kali
Bagikan Via:
KKN Kolaboratif Kabupaten Jember Jadi Langkah Bersama Entaskan Kemiskinan
JEMBER, 25 AGUSTUS 2026 – Kegiatan penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Kabupaten Jember 2026 berlangsung meriah di Alun-Alun Jember, Senin, 24 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengapresiasi kontribusi mahasiswa dalam mendukung berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Jember.
Penutupan KKN Kolaboratif dihadiri langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Jember, para mahasiswa peserta KKN, serta sejumlah unsur perguruan tinggi yang terlibat dalam program kolaboratif tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh mahasiswa yang telah ikut berkontribusi selama pelaksanaan KKN. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya memberikan manfaat melalui program-program yang dijalankan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membantu pemerintah mengatasi berbagai persoalan sosial, khususnya kemiskinan.
“Kami sebagai Pemerintah Kabupaten Jember menundukkan kepala mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN Kolaboratif Kabupaten Jember. Kontribusi mahasiswa sangat berarti dalam membantu pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Jember,” ujar Gus Fawait.
Gus Fawait menegaskan bahwa upaya mengentaskan kemiskinan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah seorang diri. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, mahasiswa, masyarakat, serta seluruh elemen yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis karena dapat terjun langsung ke masyarakat dan melihat berbagai persoalan yang terjadi di lapangan. Melalui KKN, mahasiswa diharapkan mampu menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dengan program pemerintah sehingga bantuan maupun intervensi yang diberikan dapat lebih tepat sasaran.
Semangat kolaborasi tersebut juga mendapat respons positif dari mahasiswa peserta KKN. Farhan, mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, menyampaikan bahwa motivasi yang diberikan Gus Fawait menjadi dorongan bagi mahasiswa untuk terus berkontribusi di tengah masyarakat.
“Semangat yang diberikan oleh Gus Fawait sangat memotivasi kami. Terutama bagaimana masyarakat dan penerima bantuan harus benar-benar tepat sasaran. Adanya sinergi antara Pemkab Jember dan mahasiswa menjadi poin penting untuk bersama-sama mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Jember,” kata Farhan.
Ia menilai, keterlibatan mahasiswa dalam KKN tidak sebatas menjalankan program kampus, tetapi juga menjadi pengalaman berharga untuk memahami kondisi masyarakat secara langsung. Dengan turun ke lapangan, mahasiswa dapat melihat persoalan yang dihadapi warga sekaligus membantu mencari solusi sesuai dengan kemampuan dan bidang keilmuan masing-masing.
Farhan berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jember dan perguruan tinggi dapat terus dilanjutkan setelah program KKN berakhir. Menurutnya, kolaborasi yang berkelanjutan akan memberikan dampak lebih besar bagi masyarakat, terutama dalam bidang pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta pengentasan kemiskinan. (hz)