logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Tata Pemerintahan

Kolaborasi Pemerintah dan Industri Kreatif Dongkrak Pariwisata Jember 2025

  • 05 April 2026
  • Dibaca 350 Kali
Bagikan Via:
kolaborasi-pemerintah-dan-industri-kreatif-dongkrak-pariwisata-jember-2025-20260407

Kolaborasi Pemerintah dan Industri Kreatif Dongkrak Pariwisata Jember 2025

JEMBER, 05 APRIL 2026 - Kabupaten Jember menunjukkan kinerja positif dalam sektor pariwisata sepanjang tahun 2025. Hal ini tercermin dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata yang mencapai 2,08 persen dengan total capaian sebesar Rp50,87 miliar. Capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa sektor pariwisata semakin berperan strategis dalam mendukung perekonomian daerah.

Salah satu parameter utama dalam mengukur perkembangan sektor pariwisata adalah jumlah kunjungan wisatawan. Berdasarkan data terbaru, tren kunjungan wisatawan di Kabupaten Jember mengalami peningkatan signifikan dan mencapai puncaknya pada tahun 2025.

Setelah mengalami pertumbuhan yang relatif melandai pada tahun 2024, jumlah kunjungan wisatawan pada tahun 2025 melonjak tajam menjadi 1.800.014 orang. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 577.335 kunjungan dibandingkan tahun sebelumnya.

Lonjakan tersebut menandai bahwa sektor pariwisata Kabupaten Jember telah memasuki fase akselerasi baru yang lebih progresif. Peningkatan ini tidak terjadi secara spontan, melainkan merupakan hasil sinergi berbagai faktor strategis, baik dari sisi kebijakan pemerintah maupun partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha.

Salah satu faktor pendorong utama adalah dibukanya rute penerbangan langsung menuju wilayah sekitar Kabupaten Jember, yang secara signifikan meningkatkan aksesibilitas wisatawan. Kemudahan akses ini memberikan dampak langsung terhadap peningkatan arus kunjungan, baik wisatawan domestik maupun potensial wisatawan mancanegara.

Dalam hal ini, peran Bagian Tata Pemerintahan menjadi penting dalam memfasilitasi koordinasi lintas sektor, termasuk dalam proses administratif dan kerja sama antarinstansi guna mendukung pembukaan rute penerbangan baru tersebut.

Selain itu, pertumbuhan industri kreatif, khususnya sektor kuliner seperti restoran dan kafe, turut memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan daya tarik wisata. Kehadiran berbagai destinasi kuliner yang inovatif dan berkonsep kekinian mampu menarik minat wisatawan, khususnya generasi muda, untuk berkunjung dan menghabiskan waktu di Kabupaten Jember.

Optimalisasi pengembangan desa wisata juga menjadi salah satu strategi unggulan yang berhasil meningkatkan jumlah kunjungan. Pemerintah daerah secara konsisten mendorong penguatan potensi lokal melalui program pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penyediaan infrastruktur pendukung. Desa wisata yang dikelola secara profesional mampu menghadirkan pengalaman autentik bagi wisatawan, sehingga menjadi daya tarik tersendiri.

Dalam upaya memperkuat tata kelola destinasi wisata, Bagian Tata Pemerintahan turut berperan dalam penyusunan dan fasilitasi kerja sama antar pengelola destinasi, salah satunya melalui skema nota kesepahaman (MoU) tiket terusan antarobjek wisata. Kebijakan ini dinilai efektif dalam meningkatkan konektivitas antar destinasi sekaligus memberikan kemudahan bagi wisatawan untuk mengakses beberapa lokasi wisata dalam satu paket kunjungan.

Peran pemerintah daerah secara keseluruhan sangat krusial sebagai fasilitator, regulator, sekaligus akselerator pembangunan sektor pariwisata. Pemerintah Kabupaten Jember melalui perangkat daerah terkait terus melakukan berbagai upaya, antara lain penyusunan kebijakan strategis, peningkatan promosi pariwisata berbasis digital, penyelenggaraan event-event berskala regional maupun nasional, serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana pariwisata.

Tidak hanya itu, pemerintah juga aktif menjalin kerja sama dengan sektor swasta dan komunitas dalam rangka menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan. Pendekatan kolaboratif ini dinilai efektif dalam mempercepat pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus memastikan pemerataan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Dampak positif dari peningkatan sektor pariwisata ini juga dirasakan langsung oleh para pelaku usaha di lapangan. Salah seorang pedagang, Sri, mengungkapkan bahwa jumlah pengunjung di destinasi wisata unggulan semakin meningkat. “Sekarang pengunjung Pantai Papuma dan Watu Ulo makin ramai, terutama saat akhir pekan dan musim liburan,” ujarnya.

Dengan capaian yang semakin meningkat ini, Pemerintah Kabupaten Jember optimis bahwa sektor pariwisata akan terus menjadi salah satu pilar utama pembangunan daerah. Ke depan, berbagai inovasi dan strategi pengembangan akan terus dilakukan guna menjaga tren positif ini sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata Jember di tingkat nasional maupun internasional. (zee)

Galeri Foto