Koleksi Buku Populer Jadi Magnet, Kunjungan Pemustaka Remaja ke Dispusip Jember Meningkat
- 30 Maret 2026
- Dibaca 177 Kali
Bagikan Via:
Koleksi Buku Populer Jadi Magnet, Kunjungan Pemustaka Remaja ke Dispusip Jember Meningkat
JEMBER, 30 MARET 2026 – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Jember mencatat adanya tren positif dalam angka kunjungan pemustaka fisik di kantor dinas pasca-berakhirnya masa libur panjang dan cuti bersama Idul Fitri. Berdasarkan pantauan di lokasi, gedung perpustakaan mulai dipadati oleh pengunjung yang didominasi oleh kalangan remaja dan pelajar tingkat menengah.
Koleksi buku-buku populer, terutama literatur pengembangan diri (self-improvement) dan novel fiksi remaja, menjadi magnet utama yang menarik minat generasi muda untuk kembali meramaikan ruang baca setelah sepekan lebih beraktivitas di rumah.
Fenomena peningkatan kunjungan ini dipandang sebagai hasil dari konsistensi dinas dalam melakukan penyegaran koleksi secara berkala. Sepanjang triwulan pertama tahun 2026, Dispusip Jember secara terencana telah menambah judul-judul buku yang relevan dengan tren literasi saat ini.
Langkah tersebut terbukti efektif mengubah citra perpustakaan menjadi ruang publik yang lebih dinamis dan tidak kaku, sehingga para pelajar merasa nyaman menghabiskan waktu luang mereka untuk bereksplorasi di antara deretan rak buku yang tersedia.
Suasana di ruang baca utama tampak lebih hidup dengan kehadiran para pemustaka yang antusias mendiskusikan bacaan mereka. Integrasi antara layanan fisik dan digital juga memegang peranan penting dalam mendorong kunjungan ini, di mana banyak remaja yang sebelumnya mengakses katalog melalui aplikasi iJember kini datang langsung untuk menikmati fasilitas gedung yang memadai.
Pihak dinas menilai bahwa kenyamanan fasilitas seperti pendingin ruangan dan koneksi internet yang stabil turut mendukung minat masyarakat untuk berkunjung kembali ke kantor dinas setelah masa libur usai.
Dalam sebuah kesempatan koordinasi internal mengenai arah pelayanan tahun ini, ditekankan pentingnya menjaga ketersediaan akses literasi bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Lantas, bagaimana komitmen Dispusip di tahun 2026 ini dalam memastikan akses literasi tetap berjalan bagi masyarakat Jember, bahkan di masa transisi pasca-libur panjang seperti saat ini?
"Kami menegaskan bahwa literasi adalah hak dasar yang harus selalu terfasilitasi. Komitmen kami di tahun 2026 adalah memperkuat inklusi layanan sehingga perpustakaan hadir sebagai sumber informasi yang tepercaya dan mencerdaskan bagi setiap warga Jember yang berkunjung." ungkap Fatchur Rohman, S.Sos, pustakawan ahli madya.
Selain fokus pada koleksi buku, Dispusip Jember juga menyiagakan berbagai platform digital untuk mendukung kebutuhan masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi. Meskipun layanan fisik di gedung dinas kini telah beroperasi normal secara penuh, akses daring tetap menjadi pendukung utama bagi pemustaka yang ingin melakukan riset atau sekadar meminjam e-book dari rumah.
Hal ini menjadi bukti nyata bahwa transformasi digital yang dijalankan dinas berjalan beriringan dengan penguatan layanan konvensional di kantor pusat.
Kehadiran para peserta magang dari kalangan mahasiswa dan pelajar SMK di lingkungan Dispusip Jember juga memberikan dampak positif dalam pengelolaan arus pengunjung. Mereka membantu petugas dalam memberikan arahan kepada pemustaka baru serta memastikan penataan buku tetap rapi sesuai kategorinya.
Sinergi antara staf dinas dan peserta magang ini menciptakan lingkungan pelayanan yang lebih responsif dan ramah, sehingga setiap pengunjung yang datang mendapatkan bantuan informasi secara cepat dan akurat.
Melalui peningkatan aktivitas literasi ini, Pemerintah Kabupaten Jember optimis bahwa visi "Jember Baru, Jember Maju" dapat diwujudkan melalui penguatan kualitas sumber daya manusia yang gemar membaca. Dispusip Jember berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan standar pelayanan agar perpustakaan tetap menjadi destinasi edukasi favorit bagi seluruh masyarakat.
Dengan semangat profesionalisme dan integritas, diharapkan budaya baca di Kabupaten Jember akan terus bertumbuh secara berkelanjutan di masa yang akan datang. (cin)