logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan

Komisi B dan Dinas TPHP Jember Bahas Penyelarasan Program Pertanian 2026

  • 16 Agustus 2026
  • Dibaca 12 Kali
Bagikan Via:
komisi-b-dan-dinas-tphp-jember-bahas-penyelarasan-program-pertanian-2026-20260817

Komisi B dan Dinas TPHP Jember Bahas Penyelarasan Program Pertanian 2026

JEMBER, 16 AGUSTUS 2026 — Arah pembangunan pertanian Jember menjadi perhatian dalam pembahasan perubahan anggaran 2026. Komisi B DPRD Kabupaten Jember bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) membahas penyesuaian program agar tetap sejalan dengan prioritas pembangunan daerah sekaligus menjawab kebutuhan di lapangan.

Pembahasan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Sabtu, 15 Agustus 2026. Rapat dipimpin Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto, S.T., serta dihadiri Kepala Dinas TPHP Jember Drs. Moh. Djamil, M.Si., bersama seluruh kepala bidang di lingkungan Dinas TPHP.

Dalam rapat, Dinas TPHP memaparkan perubahan postur anggaran dari APBD awal 2026 sebesar sekitar Rp34,005 miliar menjadi Rp18,174 miliar dalam KUA-PPAS perubahan. Penyesuaian tersebut tidak hanya berkaitan dengan pengurangan anggaran, tetapi juga perubahan sejumlah program dan penguatan kegiatan yang dinilai masih dibutuhkan.

Kepala Dinas TPHP Jember Drs. Moh. Djamil, M.Si., menyampaikan bahwa pembahasan anggaran juga diarahkan untuk memastikan program pertanian dapat memberikan manfaat yang lebih optimal.

“Jadi, kita ini sudah cukup lama poktan-poktan kita mendapatkan bantuan alsintan sebelumnya. Dan kemarin kita mendapatkan kunjungan dari Inspektorat dalam rangka untuk melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap efektivitas penggunaan alsintan.”

Selain evaluasi bantuan, rapat juga membahas serapan anggaran, dukungan infrastruktur pertanian, bantuan pupuk dan bibit, pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), serta penguatan kapasitas kelompok tani dan penyuluh.

Dinas TPHP juga mengusulkan sejumlah kegiatan baru dalam KUA-PPAS perubahan, seperti pelatihan pascapanen dan hilirisasi kopi, pelatihan manajemen alsintan, pelatihan manajerial kelompok tani, serta bimbingan teknis kelembagaan petani.

Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Penyuluhan Pertanian Dinas TPHP Jember Moch. Kosim, S.TP., M.P., menegaskan pentingnya penguatan kelompok tani dalam mendukung pembangunan pertanian.

“Poktan itu kan sebenarnya merupakan tulang punggung pembangunan pertanian. Dia menjadi episentrum terhadap keberhasilan pembangunan pertanian kita.”

Melalui pembahasan bersama Komisi B, penyesuaian program dan anggaran diharapkan dapat semakin terarah, dengan mempertimbangkan kondisi fiskal daerah sekaligus kebutuhan pembangunan pertanian Jember. (fan)

Galeri Foto