Krisis Air Bersih Teratasi, Warga Dusun Bunder Apresiasi Gerak Cepat BPBD dan PMI Jember
- 06 Juli 2026
- Dibaca 116 Kali
Bagikan Via:
Krisis Air Bersih Teratasi, Warga Dusun Bunder Apresiasi Gerak Cepat BPBD dan PMI Jember
JEMBER, 06 JULI 2026 – Raut wajah lega dan penuh antusiasme tidak dapat disembunyikan oleh warga Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Senin 06 Juli 2026. Kehadiran armada tangki yang membawa 4.000 liter air bersih dari BPBD dan PMI Kabupaten Jember menjadi angin segar di tengah krisis air bersih akibat musim kemarau yang mulai menjepit wilayah mereka.
Sejak pukul 09.30 WIB, warga telah memadati empat titik tandon yang disediakan dengan membawa jeriken, ember, hingga bak penampung. Bagi mereka, pasokan air ini bukan sekadar bantuan logistik, melainkan penyambung urat nadi kehidupan rumah tangga yang sempat tersendat dalam beberapa pekan terakhir.
Ketua RT 02, Junaedi, menuturkan betapa krusialnya bantuan ini bagi keseharian warganya. Selama kemarau, warga dihadapkan pada pilihan sulit karena sumur-sumur mulai mengering.
"Alhamdulillah, warga sangat senang dan bersyukur. Air memang sangat dibutuhkan sekarang. Sumur banyak yang sudah surut, dan kalaupun ada airnya, kondisinya keruh bercampur lumpur sehingga tidak layak pakai," ungkap Junaedi dengan nada lega.
Apresiasi serupa mengalir dari Ketua RT 03, Imsiana. Ia menyebut kedatangan bantuan air bersih ini langsung melenyapkan kecemasan warga mengenai pemenuhan kebutuhan dasar untuk beberapa hari ke depan.
"Warga sangat antusias. Begitu mobil tangki datang, mereka langsung berhamburan membawa wadah air dari rumah. Kami sangat berharap program penanganan dari BPBD dan PMI ini bisa terus berlanjut selama kemarau," harap Imsiana.
Merespons harapan besar masyarakat tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember, Parmuji, memastikan bahwa distribusi air bersih ini tidak berhenti sampai di sini. Pihaknya bersama PMI berkomitmen untuk memasok air bersih secara berkala setiap dua hari sekali.
Langkah ini diambil setelah asesmen menunjukkan adanya kendala teknis pada infrastruktur sumur bor terdekat yang belum bisa difungsikan oleh warga setempat.
Penyaluran yang berjalan dengan tertib dan lancar ini membuktikan adanya sinergi yang kuat antara petugas di lapangan dengan masyarakat yang kooperatif. Bagi 125 kepala keluarga penerima manfaat di Dusun Bunder, tetesan air bersih yang mengalir hari itu berhasil mengembalikan optimisme mereka untuk tetap beraktivitas normal di tengah kemarau panjang. (tgh)