logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Krisis Air Melanda Curahmalang, BPBD Jember Distribusikan 5.000 Liter untuk 140 KK

  • 16 Oktober 2026
  • Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
krisis-air-melanda-curahmalang-bpbd-jember-distribusikan-5000-liter-untuk-140-kk-20261016

Krisis Air Melanda Curahmalang, BPBD Jember Distribusikan 5.000 Liter untuk 140 KK

JEMBER, 16 OKTOBER 2026 – Kekeringan mulai menyulitkan warga Dusun Gumuksari, Desa Curahmalang, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember. Sejumlah sumur warga mengering sehingga masyarakat harus mencari air hingga sekitar 500 meter dari permukiman untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak pada Jumat, 16 Oktober 2026. Sebanyak 5.000 liter air bersih didistribusikan ke sejumlah tandon milik BPBD yang tersedia di lokasi.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB. Petugas berkoordinasi dengan ketua RT dan RW, sekaligus melakukan asesmen untuk mengetahui perkembangan kondisi warga yang terdampak kekeringan.

Shofi Diaulhaq, Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Jember, mengatakan kekeringan menyebabkan sumber air warga semakin sulit digunakan.

“Sumur-sumur warga sudah mengering. Selain itu, sebagian sumber air yang masih tersedia dikeluhkan berbau dan kotor,” kata Shofi dalam laporan kegiatan BPBD Jember, Jumat.

Berdasarkan hasil asesmen, kebutuhan air bersih mencakup tiga wilayah RT. Sebanyak 60 kepala keluarga (KK) terdampak berada di RT 33 RW 08, kemudian 60 KK di RT 34 RW 08, serta 20 KK di RT 36 RW 08. Dengan demikian, terdapat 140 KK yang membutuhkan pasokan air bersih.

Dalam kondisi tersebut, sebagian warga terpaksa menuju sungai yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah. Sebagian lainnya memilih membeli air galon untuk memenuhi kebutuhan harian.

Penyaluran air bersih kali ini merupakan distribusi ke-6 di wilayah tersebut. Hingga 16 Oktober 2026, total bantuan air yang telah disalurkan BPBD Jember mencapai 25.000 liter.

“Selain distribusi air, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kondisi kekeringan dan pentingnya menghemat penggunaan air,” ujar Shofi.

BPBD Jember juga memastikan terdapat lima tandon air milik BPBD yang tersedia di lokasi untuk membantu penampungan dan memudahkan warga memperoleh pasokan air.

Untuk menjaga ketersediaan air selama sumber warga belum kembali normal, BPBD merekomendasikan distribusi bantuan dilakukan secara berkala, yakni setiap empat hari sekali.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 14.00 WIB itu berjalan lancar tanpa kendala. Penanganan melibatkan BPBD Kabupaten Jember bersama ketua RT/RW dan masyarakat setempat.

BPBD Jember akan terus memantau perkembangan kondisi sumber air warga dan menyesuaikan distribusi berdasarkan kebutuhan di lapangan. (tgh)

Galeri Foto