Launching Kampung Literasi Kaliurang, Wujud Penguatan Enam Pilar Literasi bagi Masyarakat Urban Tegalgede
- 15 Juni 2026
- Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
Launching Kampung Literasi Kaliurang, Wujud Penguatan Enam Pilar Literasi bagi Masyarakat Urban Tegalgede
Jember, 15 Juni 2026– Upaya meningkatkan kapasitas masyarakat melalui penguatan budaya literasi terus dilakukan di Kelurahan Tegalgede. Hal tersebut ditandai dengan peluncuran (launching) Kampung Literasi Kaliurang yang digelar di Pendopo Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian DPPM Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Universitas Jember yang berfokus pada penguatan kapasitas masyarakat urban berbasis enam pilar literasi, yakni literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi digital, literasi finansial, serta literasi budaya dan kewargaan.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Jember, The Jannah Institute Library, dan Kelurahan Tegalgede sebagai bentuk sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun budaya belajar sepanjang hayat.
Hadir dalam kegiatan tersebut , Lurah Tegalgede Shierley Aisyah, S.T., M.M., perwakilan Kecamatan Sumbersari, Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Jember yang dipimpin Millatuz Zahro, S.Pd., M.Sc., jajaran The Jannah Institute, Ketua Kampung Literasi Kaliurang Prita Hendriana Wijayanti, S.Sos., CNLPBP., CDMP., para kepala sekolah, pegiat literasi, tokoh masyarakat, Ketua RW se-Kelurahan Tegalgede, Perwakilan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jember,Fathur, Ketua TP PKK Pokja 2 Kabupaten Jember, Anis Sufita, wakil ketus TP PKK Pokja 2 Kabupaten Jember RR. Lili Safiani, DE, MM, Karang Taruna, pelaku UMKM, pengelola bank sampah, serta Ketua Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).
Acara diawali dengan sambutan Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Jember, Millatuz Zahro, S.Pd., M.Sc. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa Kampung Literasi Kaliurang dirancang sebagai ruang belajar bersama yang dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, penguatan enam pilar literasi menjadi fondasi penting untuk membentuk masyarakat yang adaptif, produktif, dan mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.
Selanjutnya, Lurah Tegalgede Shierley Aisyah, S.T., M.M. menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Universitas Jember, The Jannah Institute, dan masyarakat Tegalgede dalam mewujudkan Kampung Literasi Kaliurang.
“Di era yang penuh dengan perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat, literasi menjadi kebutuhan dasar yang sangat penting bagi masyarakat. Literasi tidak lagi hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, memanfaatkan teknologi digital secara bijak, mengelola keuangan, memahami sains, serta memiliki kesadaran budaya dan kewargaan yang baik,” ujar Shierley.
Ia menambahkan, hadirnya Kampung Literasi Kaliurang yang mengusung enam pilar literasi dasar merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas masyarakat urban agar lebih siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Oleh karena itu, kami menyambut dengan sangat baik hadirnya Kampung Literasi Kaliurang. Program ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas masyarakat urban agar mampu menghadapi berbagai tantangan zaman dengan lebih siap dan berdaya. Saya juga mengajak seluruh elemen masyarakat Tegalgede untuk bersama-sama mendukung dan memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya. Kampung Literasi harus menjadi milik bersama, menjadi ruang belajar sepanjang hayat, dan menjadi pusat tumbuhnya ide, kreativitas, serta kolaborasi antarwarga,” tegasnya.
Melalui peluncuran Kampung Literasi Kaliurang, diharapkan lahir berbagai kegiatan edukatif yang mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kelurahan Tegalgede. Keberadaan kampung literasi ini juga diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis literasi yang dapat mendorong peningkatan kesejahteraan, kreativitas, dan partisipasi warga dalam pembangunan daerah.