Layanan Kesehatan Tanpa Sekat, Kelurahan Jumerto Optimalkan Posyandu ILP untuk Semua Usia
- 07 Juli 2026
- Dibaca 27 Kali
Bagikan Via:
Layanan Kesehatan Tanpa Sekat, Kelurahan Jumerto Optimalkan Posyandu ILP untuk Semua Usia
JEMBER, 07 JULI 2026 – Pemerintah Kelurahan Jumerto bersama Puskesmas Patrang memperkuat komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui optimalisasi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan pelayanan terpadu Posyandu ILP Alamanda 105, 106, 107, dan 108 yang digelar selama empat hari, yakni pada tanggal 2, 3, 6, dan 7 Juli 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan pemenuhan hak kesehatan dasar bagi seluruh lapisan warga dapat tercapai secara merata.
Kegiatan yang dipusatkan di wilayah Kelurahan Jumerto, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember ini dimulai pukul 08.30 WIB setiap harinya.
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, seluruh rangkaian pemeriksaan kesehatan tersebut berlangsung dengan tertib, aman, serta mendapat partisipasi aktif dari ratusan warga masyarakat setempat yang datang sejak pagi.
Dalam pelaksanaan posyandu tersebut, perwakilan Kelurahan Jumerto, Sudahri, S.Sos., bersama staf kelurahan Kusniati, hadir langsung di lokasi untuk melakukan pengecekan, pemantauan alur meja pelayanan, serta pengawasan guna memastikan seluruh operasional berjalan optimal.
"Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh pelayanan kesehatan di posyandu ini berjalan lancar. Alhamdulillah, kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat tinggi dalam memanfaatkan layanan terintegrasi ini," ujar Sudahri.
Pelayanan kesehatan ini dikawal langsung oleh tenaga kesehatan wilayah Jumerto, yakni Bidan Amalia Dwi Shinta, A.Md.Keb., bersama Perawat Yeni Widariyanti, A.Md.Kep. Kehadiran mereka memastikan tindakan penimbangan, pengukuran, hingga intervensi medis dini bagi masyarakat dilaksanakan sesuai standar prosedur kesehatan. Selain pemeriksaan fisik, dalam kegiatan ini juga disalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa susu dan biskuit khusus bagi balita sebagai upaya nyata mendukung pemenuhan gizi anak.
Bidan Amalia Dwi Shinta menjelaskan bahwa penerapan sistem ILP menjadi tonggak baru dalam penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat yang mencakup seluruh siklus kehidupan. Melalui program ILP, pelaksanaan posyandu kini menjadi lebih terintegrasi dalam satu wadah dan terstruktur berdasarkan lima kelompok usia.
Kelompok tersebut meliputi: pertama, ibu hamil, nifas, dan menyusui; kedua, bayi dan balita; ketiga, anak usia sekolah dan remaja; keempat, usia produktif (dewasa); serta kelima, lanjut usia (lansia). Dengan pembagian yang terpadu ini, derajat kesehatan warga Jumerto diharapkan meningkat secara berkelanjutan. (sgk)