Lepas Peserta Tajemtra 2026, Bupati Jember: Ada Filosofi Gotong Royong
- 05 September 2026
- Dibaca 201 Kali
Bagikan Via:
Lepas Peserta Tajemtra 2026, Bupati Jember: Ada Filosofi Gotong Royong
JEMBER, 05 SEPTEMBER 2026 – Gerak Jalan Tanggul Jember Tradisional (Tajemtra) 2026 yang menempuh rute sejauh 30 kilometer diikuti sekitar 26 ribu peserta. Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E, M.Sc, tak sekadar melepas peserta, tetapi turut berjalan dari titik start di Kecamatan Tanggul hingga garis finis di Alun-Alun Jember, Sabtu 05 September 2026.
Tajemtra 2026 dilepas bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jember, anggota Komisi XII DPR RI Charles Meikiyansyah, serta tamu kehormatan Arum Sabil.
Jumlah peserta tahun ini disebut menjadi salah satu yang terbanyak dalam beberapa dekade terakhir. Antusiasme tersebut menunjukkan Tajemtra masih menjadi salah satu agenda yang mendapat perhatian besar dari masyarakat Jember.
“Peserta Tajemtra tahun ini, saya mendapat laporan dari OPD, adalah yang terbanyak sejak tahun 2015. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Jember yang telah berpartisipasi dalam event tahunan ini,” ujar Gus Fawait.
Menurutnya, Tajemtra tidak semata-mata menjadi ajang olahraga dan hiburan masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan tersebut membawa pesan kebersamaan dan gotong royong yang perlu terus dijaga.
Ia meminta peserta tidak hanya mengejar garis finis, tetapi juga memperhatikan kondisi peserta lain sepanjang perjalanan.
“Filosofi Tajemtra adalah gotong royong atau kebersamaan. Ini harus kita jaga, termasuk kepada sesama peserta. Kalau ada peserta yang sakit, jangan ditinggal,” tegasnya.
Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, Gus Fawait tahun ini memilih ikut menempuh rute bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, dan sejumlah aparatur sipil negara (ASN).
Kehadiran Gus Fawait di tengah ribuan peserta juga mendapat sambutan antusias warga. Sepanjang rute, warga memadati sisi jalan untuk menyapa, bersalaman, hingga berfoto bersama Bupati Jember.
Kebersamaan tersebut menjadikan Tajemtra bukan sekadar gerak jalan sejauh 30 kilometer. Ajang tahunan itu sekaligus menjadi ruang perjumpaan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat persaudaraan dan gotong royong dalam membangun Jember. (al)