logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

My Village My Home Hadir di Posyandu Tempurejo, Status Imunisasi Anak Jadi Pengingat Bersama

  • 18 September 2026
  • Dibaca 11 Kali
Bagikan Via:
my-village-my-home-hadir-di-posyandu-tempurejo-status-imunisasi-anak-jadi-pengingat-bersama-20260919

My Village My Home Hadir di Posyandu Tempurejo, Status Imunisasi Anak Jadi Pengingat Bersama

JEMBER, 18 SEPTEMBER 2026 – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi tidak berhenti pada layanan kesehatan. Di Kecamatan Tempurejo, penguatan edukasi juga dilakukan melalui pemasangan banner My Village My Home yang memuat informasi status imunisasi anak di lingkungan masyarakat.

Banner tersebut diserahkan dalam rangkaian Kampanye Gerakan Imunisasi Bayi dan Baduta di Kecamatan Tempurejo pada Kamis, 17 September 2026. Sebanyak 10 banner My Village My Home diserahkan untuk dipasang di posyandu-posyandu wilayah Desa Tempurejo sebagai pengingat visual mengenai status imunisasi anak.

Dalam penyerahan secara simbolis, banner diwakili oleh Posyandu Kenanga 1, Posyandu Kenanga 7, dan Posyandu Kenanga 47. Kehadiran banner diharapkan menjadi pengingat visual bagi orang tua sekaligus mendorong masyarakat untuk bersama-sama memperhatikan kelengkapan imunisasi anak.

Selain banner, masing-masing peserta kampanye juga mendapatkan media edukasi berupa handfan yang berisi informasi mengenai manfaat imunisasi serta jadwal pemberian imunisasi. Media tersebut menjadi sarana edukasi yang dapat dibawa pulang sehingga informasi mengenai imunisasi dapat kembali dibaca dan diingat oleh keluarga.

Wakil Ketua Pokja IV TP PKK Kabupaten Jember, Dian Rosyidah Regar, S.T., menjelaskan My Village My Home menjadi salah satu media yang dapat membantu meningkatkan perhatian orang tua terhadap status imunisasi anak. Informasi yang ditampilkan juga diharapkan dapat dipasang di posyandu atau tempat umum agar mudah dilihat masyarakat.

My Village My Home ini diharapkan membuat orang tua semakin semangat melengkapi imunisasi anak. Informasi ini perlu dipampang di posyandu atau tempat umum agar seluruh lapisan masyarakat tahu dan bisa ikut memperhatikan status imunisasi anak,” ujar Dian.

Menurutnya, keberadaan media informasi di ruang publik dapat memperkuat edukasi yang diberikan kader dan tenaga kesehatan. Dengan demikian, pesan mengenai pentingnya imunisasi dapat terus diingat oleh keluarga, termasuk ketika anak mendekati jadwal imunisasi berikutnya.

Penelaah Teknis Kebijakan Dinkes PPKB Kabupaten Jember, Syahroni Bahtiar, S.Kep., Ners., M.Kes. mengatakan konsep My Village My Home juga menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam gerakan imunisasi. Banner yang hadir di lingkungan posyandu diharapkan tidak hanya menjadi media informasi, tetapi menjadi pengingat yang tumbuh dari kepedulian masyarakat sendiri.

“My Village My Home ini dasarnya dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat. Karena itu, masyarakat harus menjadi bagian dari upaya memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi lengkap,” kata Syahroni.

Kepala Bidang P2P Dinkes PPKB Kabupaten Jember, dr. Rita Wahyuningsih, menegaskan keberhasilan imunisasi membutuhkan dukungan berbagai elemen. Menurutnya, keterlibatan lintas sektor dan masyarakat di Tempurejo menjadi modal penting untuk memastikan bayi dan baduta memperoleh imunisasi lengkap hingga usia dua tahun.

Melalui My Village My Home, pesan imunisasi diharapkan tidak hanya disampaikan saat kegiatan posyandu berlangsung, tetapi terus hadir di tengah masyarakat. Dengan pengingat yang mudah terlihat dan dukungan bersama, orang tua diharapkan semakin terdorong memastikan tidak ada imunisasi anak yang terlewat. (ken)

Galeri Foto