Lokakarya Lintas Sektor di Balung Perkuat Pencegahan dan Pengobatan Kusta, Masyarakat Diminta Tak Takut Berobat
- 08 Oktober 2026
- Dibaca 19 Kali
Bagikan Via:
Lokakarya Lintas Sektor di Balung Perkuat Pencegahan dan Pengobatan Kusta, Masyarakat Diminta Tak Takut Berobat
JEMBER, 08 OKTOBER 2026 – Upaya meningkatkan pencegahan dan penanganan penyakit kusta terus diperkuat di Kecamatan Balung. Hal tersebut dilakukan melalui Lokakarya Penguatan Lintas Sektor dan Tokoh Masyarakat tentang Pencegahan dan Pengobatan Kusta yang digelar di Aula Desa Balung Kulon, Kecamatan Balung, Kamis 08 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan peran lintas sektor dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penyakit kusta, mulai dari upaya pencegahan, pengobatan, hingga pentingnya menghilangkan stigma terhadap penderita kusta.
Lokakarya dihadiri Kepala Puskesmas Balung, Kapolsek Balung, Danramil Balung, Kepala Desa Balung Kulon, masyarakat, serta sejumlah tokoh masyarakat. Kehadiran tokoh masyarakat diharapkan mampu menjadi perantara informasi yang efektif untuk menyampaikan edukasi kepada warga di lingkungan masing-masing.
Mewakili Camat Balung, Yeni Herawati, S.Pd., menyampaikan bahwa penanganan kusta membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat perlu terus dilakukan agar warga memiliki pemahaman yang benar mengenai kusta dan tidak memberikan stigma kepada pasien.
“Pencegahan dan pengobatan kusta bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan semua pihak. Tokoh masyarakat memiliki peran penting untuk menyampaikan informasi yang benar sehingga masyarakat tidak takut maupun memberikan stigma kepada penderita,” ujar Yeni.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Balung, dr. Retno, mengimbau masyarakat untuk tidak takut terhadap penyakit kusta. Ia menegaskan bahwa kusta dapat diobati dan penanganannya dilakukan oleh tenaga kesehatan maupun perawat yang kompeten dalam menangani penyakit tersebut.
“Jangan takut dengan penyakit kusta karena penyakit ini bisa diobati. Masyarakat dapat memperoleh pengobatan dan pendampingan dari tenaga kesehatan yang kompeten. Kerahasiaan identitas pasien juga kami jamin,” jelas Retno.
Melalui lokakarya ini, diharapkan koordinasi lintas sektor dan peran tokoh masyarakat semakin kuat dalam mendukung deteksi dini, pengobatan, serta pencegahan kusta di wilayah Kecamatan Balung. Edukasi yang berkelanjutan juga diharapkan mampu mengurangi stigma sehingga masyarakat tidak ragu untuk memeriksakan diri dan mendapatkan pengobatan. (dpi)