logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberjambe

Lokmin Puskesmas Sumberjambe Bahas Penguatan Layanan Kesehatan Masyarakat

  • 18 September 2026
  • Dibaca 54 Kali
Bagikan Via:
lokmin-puskesmas-sumberjambe-bahas-penguatan-layanan-kesehatan-masyarakat-20260918

Lokmin Puskesmas Sumberjambe Bahas Penguatan Layanan Kesehatan Masyarakat

JEMBER, 18 SEPTEMBER 2026 – Penguatan kolaborasi lintas sektor menjadi perhatian dalam Lokakarya Mini (Lokmin) yang digelar di Aula Puskesmas Sumberjambe, Kecamatan Sumberjambe, Kamis 17 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang koordinasi untuk memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus mendukung pelaksanaan program kesehatan Pemerintah Kabupaten Jember hingga tingkat masyarakat.

Lokmin dihadiri Camat Sumberjambe Umar Faroek, S.P., Sekretaris Kecamatan Sumberjambe Lily Rismawati, S.Sos., serta jajaran Puskesmas Sumberjambe dan unsur terkait lainnya. Forum tersebut dimanfaatkan untuk membahas kondisi pelayanan kesehatan di wilayah sekaligus memperkuat koordinasi antara puskesmas, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kader, dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Umar Faroek meminta agar kolaborasi antarunsur terkait dilakukan secara lebih intens. Menurutnya, keberhasilan program kesehatan membutuhkan keterlibatan bersama, terutama dalam memastikan informasi dan layanan dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.

“Kolaborasi harus kita lakukan secara intens. Puskesmas tidak bisa bekerja sendiri, begitu juga pemerintah kecamatan maupun desa. Kita harus saling mendukung dan memastikan informasi mengenai program kesehatan sampai kepada masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, warga yang membutuhkan pelayanan bisa lebih cepat mendapatkan informasi dan penanganan,” ujar Umar.

Ia menyebut sejumlah program kesehatan Pemerintah Kabupaten Jember perlu mendapat dukungan bersama, di antaranya Universal Health Coverage (UHC) Prioritas Jember dan Home Care Jember. Kedua program tersebut memiliki sasaran dan mekanisme pelayanan yang perlu dipahami oleh masyarakat maupun unsur pelaksana di tingkat wilayah.

UHC Prioritas Jember merupakan program yang memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah Kabupaten Jember menjelaskan bahwa masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan melalui kepesertaan yang ditanggung pemerintah daerah dengan menggunakan dokumen kependudukan sesuai mekanisme program.

Karena itu, Camat meminta jajaran pemerintah desa, kader, dan unsur kewilayahan ikut membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat. Penyampaian informasi yang jelas dinilai penting agar masyarakat mengetahui hak dan prosedur pelayanan kesehatan yang tersedia.

“UHC Prioritas ini harus benar-benar dipahami masyarakat. Jangan sampai ada warga yang sebenarnya bisa mendapatkan pelayanan tetapi terkendala karena tidak mengetahui prosedurnya. Di sinilah pentingnya peran pemerintah desa, kader, dan seluruh unsur di wilayah untuk membantu memberikan informasi kepada warga,” lanjut Umar.

Selain UHC Prioritas, perhatian juga diarahkan pada pelaksanaan Home Care Jember. Program tersebut merupakan bentuk pelayanan kesehatan dengan pendekatan kunjungan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama kelompok rentan yang memiliki keterbatasan untuk mengakses fasilitas pelayanan kesehatan.

Home Care menyasar kelompok masyarakat tertentu yang membutuhkan perhatian dan pendampingan, termasuk lansia, penyandang disabilitas, warga dengan kondisi kesehatan tertentu, balita dengan persoalan gizi, serta ibu hamil berisiko. Pelayanan dilakukan melalui kunjungan ke rumah sehingga kondisi penerima manfaat dapat diketahui secara langsung.

Menurut Umar, pelaksanaan Home Care membutuhkan koordinasi yang kuat karena informasi mengenai warga yang membutuhkan pelayanan sering kali berada di tingkat paling bawah, seperti pemerintah desa dan kader.

“Home Care juga harus kita dukung bersama. Kalau ada warga yang membutuhkan dan masuk dalam sasaran pelayanan, informasi tersebut harus segera disampaikan kepada pihak terkait. Jangan sampai karena kurang komunikasi, ada masyarakat yang seharusnya mendapatkan pelayanan tetapi tidak terjangkau. Semua harus bergerak sesuai tugasnya,” katanya.

Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., melalui berbagai program kesehatan daerah terus mendorong agar akses pelayanan kesehatan semakin dekat dengan masyarakat. Penguatan layanan melalui UHC Prioritas dan Home Care menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau oleh masyarakat.

Dalam konteks wilayah Sumberjambe, Puskesmas memiliki peran strategis sebagai fasilitas pelayanan kesehatan sekaligus penghubung berbagai program kesehatan kepada masyarakat. Karena itu, koordinasi bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kader, dan unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan program berjalan sesuai sasaran.

Lokakarya Mini di Puskesmas Sumberjambe diharapkan tidak berhenti sebagai forum koordinasi, tetapi menghasilkan langkah tindak lanjut yang dapat memperkuat pelayanan di lapangan. Setiap unsur diharapkan dapat menjalankan perannya sekaligus menjaga komunikasi apabila ditemukan masyarakat yang membutuhkan pelayanan.

Camat Sumberjambe juga menekankan agar koordinasi tidak hanya dilakukan ketika muncul persoalan, tetapi menjadi bagian dari pola kerja bersama dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kita ingin koordinasi ini menjadi kebiasaan dalam bekerja. Kalau komunikasi antarunsur sudah berjalan baik, persoalan di lapangan bisa lebih cepat diketahui dan ditindaklanjuti. Tujuan akhirnya tentu pelayanan kesehatan yang semakin dekat dan mudah diakses oleh masyarakat Sumberjambe,” pungkasnya.

Melalui penguatan kolaborasi tersebut, Puskesmas Sumberjambe bersama pemerintah kecamatan dan seluruh unsur terkait diharapkan dapat terus mendukung program kesehatan Pemerintah Kabupaten Jember. Dengan kerja bersama hingga tingkat desa dan masyarakat, akses terhadap pelayanan kesehatan diharapkan semakin luas dan manfaat program dapat dirasakan oleh warga yang membutuhkan. (wd)

Galeri Foto