Lomba Samroh Pertama di Kelurahan Gebang, Camat Patrang Apresiasi Semangat Warga Melestarikan Budaya
- 12 September 2026
- Dibaca 10 Kali
Bagikan Via:
Lomba Samroh Pertama di Kelurahan Gebang, Camat Patrang Apresiasi Semangat Warga Melestarikan Budaya
JEMBER, 11 SEPTEMBER 2026 – Suasana Pendopo Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, terasa semarak pada Jumat malam, 11 September 2026. Sejak pukul 19.00 WIB, warga mulai memadati lokasi untuk menyaksikan lomba Samroh yang untuk pertama kalinya digelar di Kelurahan Gebang.
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Lurah Gebang sebagai bagian dari upaya menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk berkesenian sekaligus menjaga keberadaan musik Samroh sebagai salah satu warisan budaya yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.
Camat Patrang, Musyaffa, S.HI., M.M., turut hadir menyaksikan secara langsung jalannya perlombaan. Kehadiran Camat Patrang menjadi bentuk dukungan pemerintah kecamatan terhadap kegiatan masyarakat yang memiliki nilai positif, khususnya dalam menjaga tradisi dan kebudayaan lokal di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Patrang menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap Kelurahan Gebang yang mampu menghadirkan kegiatan seni dan budaya melalui lomba Samroh. Menurutnya, pelestarian budaya tidak cukup hanya dengan mengenang tradisi masa lalu, tetapi juga perlu diwujudkan melalui kegiatan nyata yang melibatkan generasi muda dan masyarakat secara luas.
“Ini menjadi kebanggaan tersendiri. Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, Kelurahan Gebang masih memiliki kepedulian untuk melestarikan musik Samroh. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus berkembang dan dapat dilaksanakan setiap tahun,” ujar Camat Patrang.
Lomba Samroh kali ini menjadi momentum penting karena merupakan penyelenggaraan pertama di tingkat Kelurahan Gebang. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi wadah silaturahmi serta kesempatan bagi kelompok-kelompok Samroh untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan mereka di hadapan masyarakat.
Antusiasme warga terlihat sejak awal kegiatan. Pendopo Kelurahan Gebang dipenuhi masyarakat yang datang untuk memberikan dukungan kepada para peserta. Tidak hanya penonton, para peserta lomba juga menunjukkan semangat dan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap rangkaian perlombaan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Gebang yang ikut mendukung terciptanya suasana kegiatan yang aman, tertib, dan kondusif.
Lurah Gebang berharap lomba Samroh tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan perdana, tetapi dapat menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Dengan demikian, Samroh dapat terus dikenal, dimainkan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan di Pendopo Kelurahan Gebang ini menjadi gambaran bahwa kemajuan zaman tidak harus membuat masyarakat meninggalkan budaya lokal. Justru melalui ruang-ruang seperti inilah tradisi dapat terus hidup, tumbuh, dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.
Semangat masyarakat Kelurahan Gebang dalam merawat budaya melalui Samroh sekaligus memperkuat kebersamaan menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang tetap berakar pada nilai-nilai lokal. Dari sebuah kegiatan sederhana di tingkat kelurahan, tumbuh harapan agar seni dan budaya masyarakat terus lestari dan menjadi kebanggaan bersama di Kecamatan Patrang.