logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Longsor Tutup Drainase di Patrang, BPBD Jember Lakukan Penanganan Cepat

  • 09 Februari 2026
  • Dibaca 411 Kali
Bagikan Via:
longsor-tutup-drainase-di-patrang-bpbd-jember-lakukan-penanganan-cepat-20260209

Longsor Tutup Drainase di Patrang, BPBD Jember Lakukan Penanganan Cepat

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Kabupaten Jember kembali memicu terjadinya bencana tanah longsor. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam, 7 Februari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB, di Jalan Teratai No. 16, Lingkungan Gebang Tengah, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Longsor menyebabkan saluran drainase tertutup material tanah dan sempat mengakibatkan luapan air yang menggenangi jalan warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bergerak cepat melakukan penanganan untuk mengurangi dampak kejadian tersebut.

Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Jember, longsor terjadi setelah hujan turun sejak Jumat sore, 6 Februari 2026. Hujan mulai mengguyur wilayah Jember sekitar pukul 16.30 WIB dengan intensitas sedang hingga lebat dan berlangsung cukup lama. Kondisi tersebut menyebabkan tanah pada lereng menjadi jenuh air sehingga kehilangan kestabilannya. Akibatnya, pada pukul 21.00 WIB terjadi longsoran tanah dari lereng yang menutup saluran drainase di lokasi kejadian.

Dampak dari kejadian ini berupa tertutupnya saluran drainase oleh material longsoran dengan ukuran sekitar panjang 7 meter dan tinggi 5 meter. Tertutupnya saluran tersebut menghambat aliran air dan menyebabkan luapan yang menggenangi badan jalan di sekitar permukiman warga. Kondisi ini sempat mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan risiko tambahan apabila hujan kembali turun. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat kejadian tersebut.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember segera melakukan berbagai upaya penanganan di lokasi. Langkah yang dilakukan meliputi koordinasi dengan warga setempat, asesmen lapangan, pembersihan saluran drainase dari material longsoran, serta pemasangan terpal pada lereng yang longsor. Pemasangan terpal dilakukan untuk mengurangi erosi permukaan tanah dan menghambat laju infiltrasi air ke dalam tanah. Selain itu, BPBD juga menyalurkan bantuan logistik berupa dua lembar terpal dan satu boks tambahan gizi berisi delapan paket.

Kondisi terkini di lokasi kejadian dilaporkan aman dan terkendali. Aliran air pada saluran drainase telah kembali normal setelah dilakukan pembersihan material longsoran. Lereng yang longsor juga telah ditutup terpal sebagai upaya mitigasi sementara guna mencegah longsor susulan. BPBD terus melakukan pemantauan untuk memastikan situasi tetap kondusif, terutama jika terjadi hujan kembali.

BPBD Kabupaten Jember mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Warga juga diingatkan agar tidak mendirikan bangunan di atas maupun di bawah lereng yang rawan longsor. Selain itu, masyarakat disarankan melakukan konservasi vegetasi untuk memperkuat stabilitas tanah dengan tanaman berakar kuat seperti vetiver. BPBD merekomendasikan kepada dinas terkait untuk melakukan penanganan jangka panjang, termasuk perbaikan drainase dan penguatan lereng, guna mengurangi risiko bencana serupa di kemudian hari.

Galeri Foto