logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberbaru

Luruskan Kabar Viral, Camat Sumberbaru Pastikan Nenek Hosniye dan Cicitnya Tidak Terlantar

  • 16 Juli 2026
  • Dibaca 195 Kali
Bagikan Via:
luruskan-kabar-viral-camat-sumberbaru-pastikan-nenek-hosniye-dan-cicitnya-tidak-terlantar-20260717

Luruskan Kabar Viral, Camat Sumberbaru Pastikan Nenek Hosniye dan Cicitnya Tidak Terlantar

JEMBER, 16 JULI 2026 – Pemerintah Kecamatan Sumberbaru bergerak cepat mengklarifikasi informasi yang beredar di media sosial terkait kondisi Nenek Hosniye, warga Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember. Dari hasil asesmen langsung di lapangan, narasi yang menyebutkan lansia tersebut hidup telantar bersama cicit bayinya dipastikan tidak sepenuhnya sesuai dengan kenyataan.

Pada Kamis, 16 Juli 2026, Camat Sumberbaru Mohamad Faridj Wadjdi, S.Sos., memimpin langsung peninjauan ke lokasi. Kunjungan ini didampingi oleh perwakilan Kementerian Sosial, Pemerintah Desa Yosorati, Ketua TP PKK Desa Yosorati, Koordinator PKH Kecamatan Sumberbaru, serta para pendamping sosial guna memastikan kondisi keluarga sekaligus memberikan bantuan lanjutan.

Berdasarkan hasil verifikasi, Nenek Hosniye bukanlah warga yang telantar. Selama ini, ia tercatat aktif sebagai penerima berbagai program perlindungan sosial dari pemerintah. Beberapa di antaranya adalah program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) serta Bantuan Jatim Puspa yang manfaatnya masih terus dirasakan hingga saat ini.

Kondisi sang cicit pun sebenarnya tidak sepenuhnya menjadi beban Nenek Hosniye seorang diri. Keluarga besarnya masih sangat peduli dan aktif memperhatikan tumbuh kembang bayi tersebut. Namun, karena rasa kasih sayang yang mendalam, Nenek Hosniye memilih untuk merawat sendiri sang cicit di warung sederhana tepi jalan tempatnya berjualan kopi dan bensin eceran, meski pihak keluarga berulang kali mengajaknya tinggal bersama.

Camat Sumberbaru, Mohamad Faridj Wadjdi, menegaskan bahwa kehadiran jajarannya adalah wujud nyata komitmen pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.

"Kami turun langsung untuk memastikan kondisi riil di lapangan. Hasil asesmen bersama membuktikan bahwa Nenek Hosniye tidak telantar. Pemerintah akan terus mendampingi dan berkoordinasi dengan pemdes, pendamping sosial, serta pihak keluarga agar kebutuhan beliau dan cicitnya tetap terpenuhi dengan baik," ujar Faridj.

Senada dengan hal itu, Kepala Desa Yosorati, Abdul Hamid, menyampaikan apresiasinya atas perhatian publik. Namun, ia juga mengimbau masyarakat untuk melihat situasi ini secara utuh dan bijak.

"Ibu Hosniye memiliki keluarga besar yang sangat peduli. Kami dari pihak pemerintah desa bersama keluarga akan terus bersinergi memberikan pendampingan terbaik agar beliau dan cicitnya mendapatkan perlindungan yang layak," jelas Abdul Hamid.

Melalui respons cepat ini, Pemerintah Kecamatan Sumberbaru menunjukkan bahwa penanganan masalah sosial tidak sekadar berupa penyaluran bantuan fisik. Lebih dari itu, langkah ini merupakan upaya persuasif dan kolaboratif bersama keluarga serta seluruh unsur terkait demi menjaga kesejahteraan kelompok rentan secara berkelanjutan. (jh8)

Galeri Foto