Mahasiswa Berdesa Universitas Jember Bersama Kader Posyandu Tegalgede Olah Daun Kelor Menjadi Puding dan Cookies Bergizi
- 22 Juli 2026
- Dibaca 6 Kali
Bagikan Via:
Mahasiswa Berdesa Universitas Jember Bersama Kader Posyandu Tegalgede Olah Daun Kelor Menjadi Puding dan Cookies Bergizi
Jember, 22 Juli 2026 – Program Mahasiswa Berdesa 2026 Universitas Jember terus menghadirkan inovasi dalam pemberdayaan masyarakat melalui edukasi gizi berbasis potensi lokal. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan SIGIZLING (Edukasi Gizi dan Pengolahan Pangan Lokal) bersama kader Posyandu Kelurahan Tegalgede dengan mengolah daun kelor menjadi aneka makanan bergizi berupa puding dan kukis. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pendopo Kelurahan Tegalgede pada Senin (20/7/2026) dan diikuti oleh 18 kader Posyandu dari seluruh wilayah Kelurahan Tegalgede.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam memanfaatkan bahan pangan lokal yang kaya nutrisi menjadi olahan yang sehat, lezat, dan mudah diterapkan di lingkungan keluarga. Daun kelor dipilih karena memiliki kandungan gizi yang tinggi, seperti vitamin A, vitamin C, zat besi, kalsium, protein, serta antioksidan yang bermanfaat untuk mendukung tumbuh kembang anak dan menjaga kesehatan keluarga.
Dalam sesi praktik, mahasiswa Universitas Jember memperagakan proses pengolahan daun kelor menjadi puding dan kukis dengan teknik sederhana menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh masyarakat. Para kader Posyandu mengikuti setiap tahapan dengan antusias, mulai dari pemilihan bahan, proses pengolahan, hingga penyajian hasil olahan. Diskusi interaktif juga berlangsung mengenai cara mempertahankan kandungan gizi daun kelor serta pemanfaatannya sebagai alternatif makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil.
Lurah Tegalgede, Shierley Aisyah, ST., MM., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa Universitas Jember atas kontribusi nyata melalui Program Mahasiswa Berdesa 2026. Menurutnya, kegiatan edukasi seperti ini memberikan manfaat yang besar bagi kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat kelurahan.
"Daun kelor merupakan tanaman yang mudah ditemukan di lingkungan masyarakat dan memiliki kandungan gizi yang sangat baik. Melalui kegiatan ini, kami berharap kader Posyandu dapat menjadi agen edukasi di wilayahnya masing-masing dengan mengajak masyarakat memanfaatkan daun kelor sebagai bahan pangan bergizi untuk keluarga. Inovasi sederhana seperti ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat," ujar Shierley.
Program SIGIZLING merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Mahasiswa Berdesa Universitas Jember yang mengedepankan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup melalui edukasi serta pemanfaatan sumber daya lokal. Sinergi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan bergizi sekaligus mendorong lahirnya inovasi pengolahan pangan lokal yang bernilai ekonomis dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kelurahan Tegalgede berharap pengetahuan yang diperoleh para kader Posyandu dapat diteruskan kepada masyarakat sehingga semakin banyak keluarga yang memanfaatkan daun kelor sebagai sumber gizi alami. Dengan demikian, upaya mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan bebas stunting dapat terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak.