Mahasiswa Kesejahteraan Sosial Unej dan Kelurahan Bintoro Kolaborasi Validasi Data Sosial
- 22 September 2026
- Dibaca 37 Kali
Bagikan Via:
Mahasiswa Kesejahteraan Sosial Unej dan Kelurahan Bintoro Kolaborasi Validasi Data Sosial
JEMBER, 22 SEPTEMBER 2026 – Semangat kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah kelurahan kembali diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Pada Selasa, 22 September 2026, Kelurahan Bintoro menerima kunjungan kelompok mahasiswa Program Studi Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember (Unej) yang tergabung dalam program Praktik Cerdik Lingkungan Kampus (Paceklik).
Kunjungan tersebut difokuskan pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) untuk membedah, mencocokkan, dan memvalidasi hasil pengolahan data lapangan mengenai berbagai permasalahan sosial serta potensi yang terdapat di wilayah Kelurahan Bintoro.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan data yang telah dihimpun mahasiswa akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah sebelum dijadikan dasar dalam penyusunan program intervensi sosial.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan interaktif di Kantor Kelurahan Bintoro tersebut turut dihadiri perangkat kelurahan, termasuk Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kelurahan Bintoro, Assyifa Minggu, S.I.P., yang menyambut baik kehadiran para mahasiswa.
Program Paceklik dirancang sebagai wadah bagi mahasiswa Kesejahteraan Sosial untuk mengaplikasikan pengetahuan teoretis secara langsung di tengah masyarakat. Dalam sesi FGD tersebut, mahasiswa memaparkan sejumlah temuan awal yang mencakup pemetaan permasalahan sosial dan potensi lokal yang berhasil diidentifikasi selama proses peninjauan lingkungan sebelumnya.
Diskusi berlangsung dinamis. Para mahasiswa bersama pihak kelurahan membahas setiap indikator data secara cermat. Konfirmasi silang dilakukan untuk memastikan informasi yang diperoleh sesuai dengan kondisi di lapangan, sekaligus menggali masukan dari perspektif pemerintah kelurahan yang memahami karakteristik dan kondisi masyarakat setempat.
Kasi PMKS Kelurahan Bintoro, Assyifa Minggu, S.I.P., mengapresiasi ketelitian dan keseriusan mahasiswa Kesejahteraan Sosial Unej dalam mengolah data secara metodologis. Menurutnya, keterlibatan pemerintah kelurahan dalam proses validasi menjadi bagian penting agar program intervensi yang dirancang nantinya dapat tepat sasaran.
“Kami sangat menyambut baik dan mengapresiasi kawan-kawan mahasiswa Kesejahteraan Sosial Unej yang telah berinisiatif melakukan pendataan secara mendalam melalui program Paceklik ini. Validasi data hari ini sangat krusial agar potret permasalahan dan potensi di Kelurahan Bintoro benar-benar akurat sesuai kondisi riil di lapangan,” ungkap Assyifa.
Ia menambahkan, sinergi tersebut menunjukkan bahwa kehadiran akademisi di tengah masyarakat tidak hanya membawa teori, tetapi juga dapat melahirkan solusi berdasarkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pemerintah Kelurahan Bintoro, lanjutnya, siap memberikan dukungan terhadap rangkaian program kerja yang diinisiasi mahasiswa, terutama yang berkaitan dengan upaya peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat.
Selain validasi data hasil pengolahan Paceklik, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk mematangkan persiapan kegiatan lanjutan. Berdasarkan hasil koordinasi, mahasiswa Kesejahteraan Sosial Unej bersama pihak Kelurahan Bintoro sepakat menggelar kegiatan pada 30 September 2026.
Agenda tersebut berupa penyuluhan dan sosialisasi mengenai pencegahan pernikahan dini serta pemberian motivasi untuk menjalani kehidupan yang produktif bagi masyarakat. Tema tersebut dipilih sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai risiko pernikahan usia anak sekaligus mendorong generasi muda agar memiliki kesiapan mental, pendidikan, dan kemandirian ekonomi.
Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa diharapkan dapat berperan sebagai fasilitator pemberdayaan masyarakat. Sementara itu, pemerintah kelurahan berperan menjembatani pelaksanaan program agar dapat tersampaikan dan memberikan manfaat secara luas kepada masyarakat.
Pemilihan Kelurahan Bintoro sebagai lokasi program Paceklik didasari komitmen bersama untuk membangun ketahanan sosial masyarakat secara berkelanjutan. Dengan memadukan semangat Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Unej berupaya menerjemahkan berbagai isu sosial ke dalam bentuk intervensi yang aplikatif di tingkat masyarakat.
Kegiatan FGD ditutup dengan peninjauan bersama dokumen data, penandatanganan catatan evaluasi lapangan, serta sesi foto bersama antara perangkat Kelurahan Bintoro dan mahasiswa Kesejahteraan Sosial Unej.
Suasana keakraban yang terjalin mencerminkan komitmen kolaboratif antara dunia akademik dan pemerintah dalam mendukung pembangunan manusia yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Jember. (fzr)