logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Mahasiswa UIN KHAS Jember Ikuti Outing Class Kebencanaan di BPBD, Perkuat Pemahaman Mitigasi Bencana

  • 29 April 2026
  • Dibaca 157 Kali
Bagikan Via:
mahasiswa-uin-khas-jember-ikuti-outing-class-kebencanaan-di-bpbd-perkuat-pemahaman-mitigasi-bencana-20260429

Mahasiswa UIN KHAS Jember Ikuti Outing Class Kebencanaan di BPBD, Perkuat Pemahaman Mitigasi Bencana

JEMBER, 29 APRIL 2026 – Upaya meningkatkan literasi kebencanaan di kalangan generasi muda terus digencarkan. Sebanyak 22 mahasiswa dan satu dosen dari Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember mengikuti kegiatan kunjungan edukatif atau outing class di Kantor BPBD Kabupaten Jember, Rabu 29 April 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran lapangan guna memperkuat pemahaman mahasiswa terkait mitigasi dan penanggulangan bencana.

Kegiatan yang berlangsung sehari penuh ini dilaksanakan berdasarkan surat permohonan izin observasi dari Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember. Dalam kunjungan tersebut, para peserta mendapatkan pengalaman langsung melalui pengenalan berbagai pos kebencanaan yang dimiliki BPBD Kabupaten Jember.

Pada sesi awal, kegiatan dibuka dengan pengenalan umum terkait peran BPBD dalam penanggulangan bencana. Selanjutnya, mahasiswa dibagi ke beberapa pos untuk mengikuti pembelajaran praktik. Di Pos Perahu Karet, peserta diperkenalkan pada penggunaan alat pelindung diri (APD) serta teknik dasar evakuasi korban banjir menggunakan perahu karet, termasuk prinsip keselamatan di perairan.

Di Pos Logistik, mahasiswa mempelajari jenis-jenis bantuan yang dibutuhkan saat tanggap darurat, mulai dari kebutuhan dasar pengungsi hingga sistem distribusi logistik. Sementara itu, di Pos Gudang Peralatan, peserta dikenalkan pada berbagai peralatan kebencanaan serta tata cara penyimpanan agar siap digunakan sewaktu-waktu.

Materi lain yang tak kalah penting disampaikan di Pos Chainsaw, di mana mahasiswa mendapatkan edukasi terkait penggunaan alat pemotong kayu untuk penanganan pohon tumbang. Mereka juga dibekali pemahaman mengenai standar keselamatan kerja guna menghindari risiko kecelakaan. Selain itu, di Pos Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops), peserta mempelajari alur pelaporan dan koordinasi saat terjadi bencana.

Kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi materi dalam ruangan yang membahas mitigasi bencana secara komprehensif. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, meskipun terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan bahan bakar yang membuat satu pos tidak dapat dijalankan serta adanya keterlambatan sebagian peserta.

Salah satu TRC BPBD Jember, Didi Teguh, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk edukasi langsung yang sangat penting bagi mahasiswa. “Melalui outing class ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman praktik di lapangan. Ini penting untuk membangun kesadaran dan kesiapsiagaan sejak dini,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan perguruan tinggi dalam edukasi kebencanaan menjadi langkah strategis dalam menciptakan masyarakat yang tangguh. “Mahasiswa memiliki peran sebagai agen perubahan. Dengan bekal pengetahuan ini, mereka diharapkan mampu menyebarkan edukasi kebencanaan di lingkungan masing-masing,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, BPBD Kabupaten Jember berharap sinergi antara pemerintah dan dunia pendidikan dapat terus terjalin. Edukasi kebencanaan yang menyasar generasi muda dinilai menjadi investasi penting dalam membangun budaya sadar bencana di masa depan. (bob)

Galeri Foto