logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata

Menelusuri Sejarah, Ekraf, dan Wisata Alam Bersama Bus Si Cinta

  • 13 Juni 2026
  • Dibaca 10 Kali
Bagikan Via:
menelusuri-sejarah-ekraf-dan-wisata-alam-bersama-bus-si-cinta-20260613

Menelusuri Sejarah, Ekraf, dan Wisata Alam Bersama Bus Si Cinta

JEMBER, 13 Juni 2026 – Disporabudpar Kabupaten Jember kembali menggelar perjalanan wisata edukatif melalui program Bus Si Cinta pada Sabtu, 13 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memperkenalkan potensi ekonomi kreatif, sejarah, dan wisata desa kepada masyarakat sekaligus mendorong penguatan peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai penggerak utama pembangunan pariwisata berbasis masyarakat.

Perjalanan Bus Si Cinta kali ini diawali dengan kunjungan ke sentra produksi Keripik Singkong Cutella, salah satu pelaku usaha ekonomi kreatif yang berkembang di Kabupaten Jember. Para peserta diajak melihat secara langsung proses produksi mulai dari pengolahan bahan baku singkong, proses penggorengan, hingga pengemasan produk yang telah dipasarkan ke berbagai wilayah.

Melalui kunjungan tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai pentingnya pengembangan produk lokal yang memiliki nilai tambah ekonomi. Selain menjadi produk unggulan daerah, keripik singkong juga menjadi bukti bahwa sektor ekonomi kreatif mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Setelah mengunjungi sentra ekonomi kreatif, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Situs Beteng yang berada di Desa Sidomekar. Destinasi ini merupakan salah satu situs bersejarah yang menyimpan jejak perjalanan masa lampau dan menjadi bagian dari kekayaan warisan budaya Kabupaten Jember.

Di lokasi tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai sejarah situs, nilai budaya yang terkandung di dalamnya, serta pentingnya menjaga dan melestarikan peninggalan sejarah sebagai identitas daerah. Kunjungan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk lebih mengenal potensi wisata sejarah yang dimiliki Kabupaten Jember.

Perjalanan kemudian ditutup dengan kunjungan ke Pemandian Patemon, salah satu destinasi wisata alam yang menawarkan suasana sejuk dan sumber mata air alami yang menjadi daya tarik bagi wisatawan. Selain menikmati keindahan kawasan, peserta juga diajak melihat bagaimana masyarakat setempat berupaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari pengelolaan destinasi wisata berkelanjutan.

Kadis Porabudpar Jember menyampaikan bahwa program Bus Si Cinta tidak hanya bertujuan sebagai sarana rekreasi, tetapi juga menjadi media edukasi untuk memperkenalkan potensi daerah yang selama ini berkembang di berbagai sektor.

Menurutnya, pengembangan pariwisata tidak dapat dipisahkan dari pertumbuhan ekonomi kreatif serta keterlibatan aktif masyarakat melalui Kelompok Sadar Wisata.

"Melalui program Bus Si Cinta ini, kami ingin mengajak masyarakat mengenal lebih dekat berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Jember, baik dari sektor ekonomi kreatif, wisata sejarah, maupun wisata alam. Pengembangan ekonomi kreatif menjadi bagian penting dalam mendukung pariwisata karena mampu menciptakan nilai tambah dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat," ujar Kepala Disporabudpar Kabupaten Jember.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberadaan Pokdarwis menjadi salah satu elemen penting dalam pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata di tingkat desa.

"Kami juga terus mendorong penguatan peran Pokdarwis sebagai ujung tombak pengembangan destinasi wisata. Pokdarwis memiliki peran strategis dalam menjaga daya tarik wisata, meningkatkan pelayanan kepada wisatawan, sekaligus menggerakkan partisipasi masyarakat. Sinergi antara pelaku ekonomi kreatif, pemerintah desa, dan Pokdarwis akan menjadi kekuatan besar dalam membangun pariwisata Jember yang berkelanjutan dan berdaya saing," tambahnya.

Program Bus Si Cinta sendiri menjadi salah satu inovasi Disporabudpar Kabupaten Jember dalam memperluas akses masyarakat terhadap destinasi wisata lokal. Selain meningkatkan kunjungan wisata, program ini juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap potensi daerah serta mendorong masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Melalui kunjungan ke sentra produksi Keripik Singkong Cutella, Situs Beteng Desa Sidomekar, dan Pemandian Patemon, peserta memperoleh pengalaman yang lengkap mengenai kekayaan Kabupaten Jember. Tidak hanya menikmati keindahan destinasi, tetapi juga memahami bagaimana sejarah, budaya, ekonomi kreatif, dan peran masyarakat saling terhubung dalam membangun ekosistem pariwisata yang kuat dan berkelanjutan di Kabupaten Jember. (ram)

Galeri Foto