Menghidupkan Ruang Publik Lewat Budaya, Kecamatan Patrang Dukung Festival Peka 2026
- 25 Juni 2026
- Dibaca 36 Kali
Bagikan Via:
Menghidupkan Ruang Publik Lewat Budaya, Kecamatan Patrang Dukung Festival Peka 2026
JEMBER, 25 JUNI 2026 - Kecamatan Patrang menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ruang publik berbasis budaya melalui keikutsertaan dalam Rapat Koordinasi Persiapan Ekspresi Budaya kategori pendayagunaan ruang publik pada Festival Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan (Peka) 2026.
Rapat koordinasi tersebut digelar di Aula Hotel Green Hill Jember, Kamis 25 Juni 2026, dan diikuti berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam penguatan program kebudayaan berbasis masyarakat.
Kecamatan Patrang diwakili Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS), Fiqih Zulfikar Ali, S.STP.
Festival Peka 2026 merupakan bagian dari Program Layanan Produksi Kebudayaan yang didukung Dana Indonesiana dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Program tersebut bertujuan mendorong lahirnya ruang ekspresi budaya yang partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan.
Selain itu, festival ini menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, komunitas, pelaku seni budaya, dan masyarakat dalam menghidupkan ruang publik melalui berbagai aktivitas budaya.
Dalam rapat tersebut, panitia memaparkan arah pelaksanaan produksi karya Festival Peka 2026, termasuk strategi pemanfaatan ruang publik sebagai media ekspresi budaya masyarakat.
Pembahasan juga mencakup koordinasi teknis pelaksanaan kegiatan, penguatan kolaborasi kelembagaan dan komunitas, dukungan publikasi, tata kelola kegiatan, hingga verifikasi administrasi dan penandatanganan kontrak kerja.
Fiqih Zulfikar Ali menyampaikan, Kecamatan Patrang menyambut positif pelaksanaan Festival Peka 2026 karena dinilai mampu memperkuat identitas budaya lokal sekaligus memberdayakan masyarakat.
“Festival Peka menjadi ruang kolaborasi yang sangat positif. Masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga terlibat aktif dalam proses kreatif dan pelestarian budaya,” ujarnya.
Menurutnya, pemanfaatan ruang publik untuk kegiatan budaya juga dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan potensi budaya daerah.
“Kecamatan Patrang mendukung setiap upaya yang mendorong penguatan karakter budaya masyarakat serta pemanfaatan ruang publik yang produktif dan edukatif,” tambahnya.
Ia menilai sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program kebudayaan yang berkelanjutan.
Dengan koordinasi sejak tahap persiapan, seluruh rangkaian Festival Peka 2026 diharapkan berjalan optimal serta mampu menghadirkan ruang budaya yang hidup, relevan, dan berdampak positif bagi masyarakat Jember.
Melalui keterlibatan tersebut, Kecamatan Patrang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemberdayaan masyarakat berbasis budaya sekaligus memperkuat fungsi ruang publik sebagai sarana interaksi sosial, edukasi, dan pengembangan kreativitas warga. (naf)