Menuju Zero Stunting, Pemcam Sukowono Terima Tim Peneliti Universitas Jember
- 22 Juli 2026
- Dibaca 111 Kali
Bagikan Via:
Menuju Zero Stunting, Pemcam Sukowono Terima Tim Peneliti Universitas Jember
JEMBER, 22 JULI 2026 - Pemerintah Kecamatan Sukowono menerima kunjungan dosen dan mahasiswa Universitas Jember dalam rangka pelaksanaan kegiatan penelitian mengenai pencegahan dan penanganan stunting di Desa Baletbaru, Kecamatan Sukowono. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai BKKBN Kecamatan Sukowono pada Rabu, 22 Juli 2026, dan diterima langsung oleh Camat Sukowono, H. Jono Wasinudin, didampingi Koordinator BKKBN Kecamatan Sukowono, Prima Nur Ardiansyah.
Kunjungan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah untuk menghasilkan kajian ilmiah yang dapat mendukung penyusunan strategi penanganan stunting yang lebih efektif dan tepat sasaran. Melalui penelitian tersebut, diharapkan dapat diperoleh data dan rekomendasi yang bermanfaat bagi pemerintah maupun masyarakat.
Koordinator BKKBN Kecamatan Sukowono, Prima Nur Ardiansyah, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Desa Baletbaru Kecamatan Sukowono sebagai lokasi penelitian. Menurutnya, hasil penelitian diharapkan tidak hanya menjadi bahan kajian akademis, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap penelitian ini mampu menghadirkan simbiosis mutualisme, di mana hasil penelitian nantinya dapat menjadi feedback yang bermanfaat bagi Desa Baletbaru khususnya, dan Kecamatan Sukowono pada umumnya. Dengan begitu, upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat semakin tepat sasaran sehingga cita-cita mewujudkan Zero Stunting di Desa Baletbaru maupun Kecamatan Sukowono dapat tercapai,” ujar Prima.
Sementara itu, Camat Sukowono menyambut baik kolaborasi tersebut dan berharap sinergi antara pemerintah, akademisi, serta seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat. Menurutnya, penanganan stunting memerlukan kerja sama dari berbagai pihak agar mampu menghasilkan solusi yang berkelanjutan.
Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kecamatan Sukowono optimistis berbagai inovasi dan rekomendasi dari hasil penelitian dapat menjadi acuan dalam meningkatkan kualitas program pencegahan stunting, sehingga terwujud generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Sukowono bebas stunting. (rul)