Monev Dana Desa Paseban: Pembangunan Fisik Tuntas, Program BUMDes Berjalan Baik
- 18 Juni 2026
- Dibaca 21 Kali
Bagikan Via:
Monev Dana Desa Paseban: Pembangunan Fisik Tuntas, Program BUMDes Berjalan Baik
JEMBER, 18 JUNI 2026 – Tim Fasilitator Kecamatan (TFK) Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Dana Desa Tahap I Tahun 2026 pemantauan terhadap pelaksanaan program pembangunan fisik dan kegiatan pemberdayaan ekonomi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kamis, 18 Juni 2026.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan langsung pada sejumlah titik pembangunan yang didanai melalui Dana Desa, sekaligus meninjau program ketahanan ekonomi masyarakat yang dikelola oleh BUMDes.
Pendamping desa sekaligus Koordinator Kecamatan Anton Ananta, menyampaikan bahwa program penggemukan sapi yang merupakan hasil kerja sama antara BUMDes dan warga berjalan dengan baik. Sebanyak sembilan ekor sapi yang menjadi bagian dari program tersebut berada di lokasi pemeliharaan masing-masing dan dalam kondisi yang baik.
“Program BUMDes berupa penggemukan sapi berjalan lancar. Seluruh sapi yang dikelola bersama warga dapat dipantau dengan baik dan menunjukkan perkembangan yang positif,” ujarnya.
Selain program BUMDes, tim juga meninjau hasil pembangunan fisik yang telah direalisasikan pada tahap pertama tahun 2026. Di Dusun Paseban, pembangunan jalan paving berhasil diselesaikan sepanjang 171 meter atau melebihi target awal yang direncanakan sepanjang 170 meter. Sementara itu, pembangunan saluran irigasi di Dusun Balekambang sepanjang 102 meter telah selesai sesuai dengan volume yang direncanakan.
Hasil pemantauan menunjukkan kualitas pekerjaan fisik dinilai cukup baik. Jalan paving telah dilengkapi kanstin sebagai pengunci sehingga lebih kuat dan aman digunakan masyarakat. Adapun pembangunan saluran irigasi juga berada dalam kondisi baik tanpa ditemukan kendala maupun kekurangan yang signifikan.
Tim Monev juga memastikan aspek transparansi pelaksanaan kegiatan telah dipenuhi. Papan proyek dan prasasti telah terpasang di seluruh lokasi pembangunan sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Kepala Desa Paseban, Satupan, menjelaskan bahwa realisasi Dana Desa Tahap I Tahun 2026 difokuskan pada program ketahanan pangan melalui pembangunan infrastruktur pendukung sektor pertanian. Program tersebut diwujudkan melalui pembangunan jalan usaha tani serta pembangunan dan perbaikan saluran irigasi yang berfungsi menunjang kebutuhan pengairan lahan pertanian masyarakat.
Menurut Satupan, penggunaan Dana Desa diarahkan pada program-program yang memberikan manfaat langsung bagi warga, khususnya petani sebagai mayoritas mata pencaharian masyarakat Desa Paseban. Karena itu, pemerintah desa memprioritaskan pembenahan sistem irigasi dan normalisasi saluran air guna menjaga kualitas lahan pertanian serta meningkatkan produktivitas hasil panen.
“Pembangunan jalan usaha tani dan saluran irigasi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan desa. Dengan akses yang lebih baik dan pengairan yang lancar, kami berharap produktivitas pertanian meningkat sehingga berdampak langsung pada kesejahteraan petani,” ujar Satupan.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur pertanian tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan desa. Oleh karena itu, seluruh masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan dan menjaga fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Pemerintah Desa Paseban berharap seluruh program yang telah direalisasikan melalui Dana Desa mampu mendukung kemajuan sektor pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan Dana Desa berjalan sesuai perencanaan, tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Paseban. (gfr)