Monev Ketahanan Pangan Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo Tinjau Pengelolaan 52 Ekor Domba
- 20 Oktober 2026
- Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
Monev Ketahanan Pangan Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo Tinjau Pengelolaan 52 Ekor Domba
JEMBER – Pemerintah Kecamatan Tempurejo bersama Pendamping Desa melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) program ketahanan pangan di Desa Sidodadi. pada Selasa, 20 Oktober 2026, pukul 11.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini difokuskan pada usaha peternakan domba yang bersumber dari anggaran tahun 2025 dan dikelola melalui sistem bagi hasil bersama penggaduh.
Dalam program tersebut, sebanyak 52 ekor domba tersebar di lima titik pemeliharaan, dengan tiga titik berada di Dusun Jatirejo dan dua titik lainnya di Dusun Mandiku. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah desa dalam mengembangkan usaha peternakan sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sasli Rais selaku Pendamping Desa menyampaikan bahwa pendampingan dilakukan untuk membantu pemerintah desa dalam mengelola anggaran ketahanan pangan sebesar 20 persen dari anggaran desa. Pendampingan ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program agar berjalan sesuai ketentuan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Camat Tempurejo, Adi Kusnandar Zulkifli Ahmad Husein, S.H., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan Monev bertujuan untuk memeriksa administrasi sekaligus melihat secara langsung kondisi pelaksanaan program di lapangan. Melalui kegiatan ini, pemerintah kecamatan dapat mengetahui perkembangan usaha, kesesuaian pengelolaan, serta berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program ketahanan pangan.
Ahmad selaku Direktur BUMDes sekaligus pelaksana kegiatan menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi dalam pengelolaan peternakan domba. Salah satu tantangan utama saat ini adalah harga jual domba yang relatif rendah, yakni berkisar Rp700 ribuan per ekor. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam upaya menjaga keberlanjutan usaha peternakan yang dijalankan.
Di sisi lain, untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak, pengelola menggunakan pakan fermentasi berbahan okra serta comboran berbahan ampas tahu. Ketersediaan pakan tersebut dinilai masih mencukupi untuk mendukung pemeliharaan domba sehari-hari.
Melalui kegiatan Monev ini, Pemerintah Kecamatan Tempurejo bersama Pendamping Desa berharap pengelolaan program ketahanan pangan di Desa Sidodadi dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi administrasi, pemeliharaan ternak, maupun strategi pengembangan usaha. Evaluasi berkala diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kendala dan mendorong pengelolaan peternakan yang lebih optimal serta berkelanjutan bagi masyarakat desa. (MHR)