Monitoring Bantuan Ayam Petelur di Desa Suco Berjalan Baik, Produksi Capai 85 Persen
- 10 Maret 2026
- Dibaca 369 Kali
Bagikan Via:
Monitoring Bantuan Ayam Petelur di Desa Suco Berjalan Baik, Produksi Capai 85 Persen
JEMBER, 10 MARET 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Jember (DKPPP) terus melakukan pengawasan terhadap program bantuan ternak ayam petelur bagi masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan di Balai Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari pada Minggu, 8 Maret 2026.
Kegiatan ini melibatkan tim dari Bidang Peternakan DKPPP Jember bersama petugas Puskeswan Jenggawah serta dihadiri oleh Kepala Desa Suco dan 40 keluarga penerima manfaat program bantuan ayam petelur.
Dari hasil monitoring, diketahui bahwa perkembangan bantuan ayam petelur menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Produksi telur harian rata-rata mencapai 85 persen. Capaian ini menunjukkan bahwa manajemen pemeliharaan yang dilakukan oleh para penerima bantuan telah berjalan dengan baik.
“Produksi telur yang stabil hingga sekitar 85 persen menunjukkan bahwa penerima manfaat telah menerapkan manajemen pemeliharaan dengan cukup baik,” ujar tim dari Bidang Peternakan DKPPP Jember.
Sementara itu, tingkat kematian ayam atau mortalitas tercatat sekitar 3 persen. Beberapa penyebab kematian ayam antara lain karena sakit, terjepit, serta faktor kehilangan akibat pencurian.
Secara umum kondisi kesehatan ternak di Desa Suco tergolong baik. Petugas juga mengimbau para penerima bantuan untuk segera melapor apabila terdapat ayam yang sakit agar dapat segera ditangani oleh petugas kesehatan hewan.
“Apabila ada ternak yang menunjukkan gejala sakit, kami berharap penerima segera melapor agar dapat dilakukan penanganan lebih cepat oleh petugas,” ungkap petugas Puskeswan Jenggawah.
Telur yang dihasilkan sebagian besar dikonsumsi oleh keluarga penerima manfaat, sementara sebagian lainnya dijual sehingga dapat membantu menambah pendapatan harian keluarga.
Kembangkan Sistem Pemasaran
Pemerintah Desa Suco berencana mengembangkan sistem pemasaran hasil produksi telur melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pengambilan telur dari masing-masing penerima direncanakan dilakukan setiap tiga hari sekali dengan harga menyesuaikan harga pasar.
Setiap penerima bantuan juga telah diberikan egg tray masing-masing sebanyak tiga buah untuk mendukung penyimpanan hasil produksi telur.
Dalam jangka panjang, BUMDes Desa Suco juga berencana memproduksi pakan ternak secara mandiri agar para peternak dapat memperoleh pakan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
“Kami berharap program bantuan ayam petelur ini dapat terus berkembang sehingga mampu mendorong terbentuknya sistem usaha ternak yang lebih terorganisir dan berkelanjutan,” ujar salah satu penerima manfaat.
Program ini diharapkan mampu menjadi sumber peningkatan pendapatan masyarakat serta berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa. (ran)