Mumbulsari Bersolek, Strategi Jember Genjot Wisata Lewat Harmoni Alam dan Kuliner
- 20 Maret 2026
- Dibaca 312 Kali
Bagikan Via:
Mumbulsari Bersolek, Strategi Jember Genjot Wisata Lewat Harmoni Alam dan Kuliner
JEMBER, 20 MARET 2026 - Pemerintah Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, terus melakukan inovasi masif dalam mempromosikan potensi wisata daerah. Langkah ini dilakukan guna mendukung visi besar "Jember Baru, Jember Maju" melalui peluncuran video visual terbaru yang merangkum kekayaan lokal secara estetis.
Mumbulsari kini menonjolkan perpaduan harmonis antara bentang alam yang menenangkan dengan ragam kuliner khas Jember sebagai daya tarik utama bagi pelancong mancanegara maupun domestik.
Dalam narasi visual tersebut, Jember tidak hanya diposisikan sebagai destinasi pemandangan, tetapi juga sebagai surga bagi para pemburu buah tangan. Salah satu ikon yang tetap menjadi primadona adalah suwar-suwir.
Penganan manis berbahan dasar tape singkong ini hadir dengan tekstur kenyal dan warna-warni yang menggugah selera. Sejak lama, suwar-suwir telah bertransformasi menjadi identitas kultural dalam wujud camilan yang wajib dibawa pulang oleh setiap wisatawan.
Tak hanya suwar-suwir, Jember juga memamerkan edamame sebagai komoditas ekspor unggulan. Kedelai Jepang yang dibudidayakan di tanah Jember ini menawarkan kesegaran serta nilai gizi tinggi, menjadikannya pilihan camilan sehat yang sangat digemari selama perjalanan.
Melengkapi daftar tersebut, hadir pula prol tape, kue panggang bertekstur lembut dan legit yang memadukan cita rasa tradisional tape singkong dalam setiap gigitan yang modern. Kehadiran berbagai pusat oleh-oleh yang representatif di Jember kini semakin memudahkan wisatawan untuk mengakses produk-produk UMKM berkualitas tinggi tersebut langsung dari produsen aslinya.
Camat Mumbulsari, Abdul Kadir, menegaskan bahwa promosi digital ini bukan sekadar ajakan untuk berlibur semata. Strategi ini merupakan bagian dari upaya besar dalam mengangkat kesejahteraan masyarakat melalui sektor ekonomi kreatif. Menurutnya, setiap rupiah yang dibelanjakan wisatawan untuk produk lokal akan berdampak langsung pada ketahanan ekonomi warga.
"Kami ingin setiap wisatawan yang berkunjung ke Jember tidak hanya melihat keindahan alamnya, tetapi juga membawa pulang 'rasa' dari tanah kami. Dengan mengonsumsi produk lokal seperti suwar-suwir dan prol tape, wisatawan secara langsung membantu UMKM, khususnya di daerah Jember, untuk terus tumbuh dan bersaing di pasar nasional," ujar Abdul Kadir dalam keterangannya, Jumat 20 Maret 2026.
Pemerintah optimistis bahwa melalui sinergi antara keindahan alam dan kekuatan produk lokal, Jember akan semakin kokoh sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur. Transformasi promosi dari sekadar informasi menjadi narasi visual yang kuat diharapkan mampu menarik volume kunjungan yang lebih besar pada tahun 2026 ini. (nov)