Muspika dan Puskesmas Sukowono Gerak Cepat Tindaklanjuti Aduan Wadul Gus’e, Pastikan Ibu Hamil Dapat Pendampingan dan Layanan UHC
- 07 Juli 2026
- Dibaca 6 Kali
Bagikan Via:
Muspika dan Puskesmas Sukowono Gerak Cepat Tindaklanjuti Aduan Wadul Gus’e, Pastikan Ibu Hamil Dapat Pendampingan dan Layanan UHC
JEMBER, 7 Juli 2026 – Sinergi antara Muspika Kecamatan Sukowono dan Puskesmas Sukowono kembali ditunjukkan melalui aksi cepat menindaklanjuti aduan masyarakat yang masuk melalui layanan Wadul Gus’e. Aduan tersebut berkaitan dengan pelayanan kesehatan bagi seorang ibu hamil atas nama Siti Maulidatul Hasanah, warga Perumahan Griya Sukowono.
Setelah menerima laporan yang masuk pada 6 Juli 2026, Camat Sukowono H. Jono Wasinudin bersama jajaran Muspika dan tim dari Puskesmas Sukowono langsung mendatangi kediaman yang bersangkutan untuk memastikan kondisi ibu hamil sekaligus memberikan pendampingan dan solusi atas permasalahan yang dihadapi, pada selasa (7/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, H. Jono Wasinudin menegaskan bahwa setiap ibu hamil harus mendapatkan perhatian dan pendampingan secara maksimal. Pemerintah Kecamatan Sukowono bersama Puskesmas berkomitmen mengawal kesehatan ibu hamil sejak masa kehamilan hingga persalinan melalui berbagai program pemerintah, termasuk pemanfaatan layanan Universal Health Coverage (UHC) yang memberikan akses pengobatan gratis bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan seluruh ibu hamil mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Mulai dari pendampingan, pemeriksaan rutin, hingga pengobatan melalui program UHC. Ini merupakan upaya bersama untuk menekan angka kematian ibu dan bayi serta mencegah terjadinya stunting sejak dini,” ujar Camat Sukowono.
Selain itu, Camat juga menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Posyandu akan terus dioptimalkan sebagai ujung tombak pemantauan kesehatan ibu dan balita, sementara Puskesmas Sukowono akan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, pihak Puskesmas Sukowono menjelaskan bahwa kendala yang dialami bermula karena kepesertaan UHC yang sebelumnya aktif telah dipindahkan ke fasilitas kesehatan swasta. Oleh karena itu, masyarakat diimbau agar tidak memindahkan fasilitas kesehatan apabila ingin tetap memanfaatkan layanan UHC yang disediakan pemerintah.
Petugas Puskesmas juga mengingatkan bahwa Puskesmas merupakan fasilitas kesehatan pemerintah yang telah terintegrasi dengan program UHC sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara optimal sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam kunjungan tersebut, Camat Sukowono turut menyosialisasikan berbagai program Pemerintah Kabupaten Jember, salah satunya layanan pengobatan gratis melalui UHC. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan pemerintah agar pelayanan dapat diterima secara maksimal.
Melalui gerak cepat menindaklanjuti setiap laporan masyarakat, Pemerintah Kecamatan Sukowono bersama Muspika dan Puskesmas berharap pelayanan kesehatan semakin responsif, kepercayaan masyarakat terus meningkat, serta mampu mewujudkan Kecamatan Sukowono yang sehat dengan menekan angka kematian ibu dan bayi serta menurunkan angka stunting secara berkelanjutan.(rul)