logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Operasi SAR Hari Ke-5, Dua Korban Masih Belum Ditemukan

  • 20 Februari 2026
  • Dibaca 418 Kali
Bagikan Via:
operasi-sar-hari-ke-5-dua-korban-masih-belum-ditemukan-20260220

Operasi SAR Hari Ke-5, Dua Korban Masih Belum Ditemukan

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap dua warga yang dilaporkan hilang di wilayah Kabupaten Jember memasuki hari kelima, Kamis (19/2/2026). Hingga pukul 16.00 WIB, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan kedua korban. Dua korban yang masih dalam pencarian masing-masing adalah Faruq Febriansyah (20), warga Dusun Garahan Jati, Desa Garahan, Kecamatan Silo, serta Pak Dullah alias Sariton (76), warga Dusun Tegal Gebang, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari.

Korban pertama, Faruq, dilaporkan terjatuh saat memancing di Pantai Canga’an, Desa Sabrang, Kecamatan Ambulu, pada Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban terjatuh dari tebing dengan ketinggian sekitar lima meter dan terseret arus laut. Rekan-rekan korban yang berada di sekitar lokasi tidak dapat memberikan pertolongan dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Sementara itu, korban kedua, Pak Dullah, diduga terseret arus banjir pada 12 Februari 2026 di sekitar jembatan perbatasan Desa Bangsalsari dan Curah Lele, Balung. Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya sandal serta sarung milik korban di aliran Sungai Karang Semanding, Sukorejo, Bangsalsari. Karena tidak ada saksi mata yang melihat langsung kejadian, pencarian difokuskan mengikuti alur sungai hingga bermuara ke laut.

Memasuki hari kelima, area pencarian semakin meluas, mencakup perairan Pantai Payangan dan Pantai Canga’an. Namun hingga evaluasi sore hari, korban belum ditemukan. Operasi pencarian hari ini resmi dihentikan sementara pada pukul 16.00 WIB. Kondisi gelombang laut selatan yang relatif tinggi serta keterbatasan alat utama laut menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian. Selain itu, peluang penemuan korban semakin menurun seiring bertambahnya waktu sejak kejadian.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Basarnas dan unsur SAR gabungan, operasi SAR diusulkan untuk dihentikan atau ditutup. Meski demikian, pemantauan tetap akan dilakukan, termasuk koordinasi dengan pihak keluarga dan potensi SAR setempat. Apabila terdapat informasi baru yang relevan, operasi pencarian dapat kembali dibuka.

Operasi ini melibatkan berbagai unsur, antara lain BPBD Kabupaten Jember, Pos Pencarian dan Pertolongan Jember, Satpolairud Polres Jember, Pos TNI AL Puger, serta sejumlah relawan dan komunitas SAR. Pihak berwenang mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di wilayah pesisir dan bantaran sungai, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya, terutama saat kondisi cuaca dan gelombang kurang bersahabat.

Galeri Foto