Pecah Rekor 25.613 Peserta, Kemeriahan Tajemtra 2026 Menjadi Ajang Gerak jalan Paling meriah.
- 06 September 2026
- Dibaca 7 Kali
Bagikan Via:
Pecah Rekor 25.613 Peserta, Kemeriahan Tajemtra 2026 Menjadi Ajang Gerak jalan Paling meriah.
Gelaran gerak jalan tradisional Tanggul–Jember Tradisional (Tajemtra) edisi 2026 kembali menorehkan sejarah baru. Agenda tahunan kebanggaan masyarakat Kabupaten Jember ini resmi mencatatkan rekor peserta terbanyak sepanjang penyelenggaraannya, menembus angka fantastis 25.613 peserta resmi dari berbagai daerah, kalangan umur, komunitas, hingga instansi pemerintahan,(05/09/2026).
Sejak Sabtu siang, lautan manusia telah memadati titik pemberangkatan di Alun-Alun Tanggul. Barisan peserta yang mengular tanpa putus menyajikan kombinasi semangat olahraga, hiburan rakyat, dan unjuk kreativitas. Jarak tempuh sejauh kurang lebih 30 kilometer menuju garis finis di Alun-Alun Jember tidak menyurutkan langkah warga, terlebih dengan dukungan sorak-sorai penonton yang berjajar di sepanjang trotoar rute jalan nasional lintas Tanggul hingga pusat kota Jember.
Beragam elemen masyarakat turun memeriahkan agenda legendaris ini, tidak terkecuali jajaran pemerintahan dan kontingen masyarakat dari wilayah selatan Jember, yakni Kecamatan Ajung. Dipimpin langsung oleh Camat Ajung, Andri Purnomo, kontingen Kecamatan Ajung tampil solid mengenakan atribut seragam bernuansa kearifan lokal yang menarik perhatian ribuan penonton di sepanjang jalan.
Keikutsertaan Kecamatan Ajung bukan sekadar memenuhi formalitas birokrasi, melainkan wujud nyata kebersamaan antara aparatur sipil negara, perangkat desa, tokoh pemuda, dan warga masyarakat Ajung yang berbaur menjadi satu langkah di rute jalan raya.
Di sela-sela langkah kakinya menuju pusat kota, Camat Ajung Andri Purnomo menyampaikan apresiasi serta kebanggaannya atas terselenggaranya Tajemtra 2026 yang dinilainya sukses besar dan sarat makna sosial.
"Tajemtra bukan sekadar gerak jalan menempuh puluhan kilometer, melainkan simbol daya tahan, persatuan, dan kebersamaan seluruh warga Jember. Kami dari Kecamatan Ajung sengaja mengajak jajaran staf kecamatan, perangkat desa, pemuda, dan kelompok warga untuk hadir langsung memeriahkan jalur aspal Tanggul–Jember ini. Melihat antusiasme yang luar biasa hingga menembus rekor 25.613 peserta, rasanya rasa lelah itu hilang tergantikan energi kebanggaan bersama," ujar Andri Purnomo.
Lebih lanjut, Andri menekankan bahwa ajang akbar ini menjadi wadah strategis untuk mempererat komunikasi antara pimpinan wilayah dan masyarakat, sekaligus mendorong gaya hidup sehat serta menghidupkan sektor ekonomi lokal.
"Melalui langkah kaki ribuan warga ini, ada sinergi erat yang terbangun tanpa batas sekat birokrasi. Kita berjalan bersama warga, merasakan letih bersama, dan saling menyemangati sampai garis finis. Selain memupuk sportivitas dan kesehatan fisik, kita juga melihat roda ekonomi kerakyatan bergerak begitu pesat. Sepanjang jalur, para pedagang kecil, UMKM makanan, dan pedagang minuman merasakan dampak langsung perputaran berkah dari acara ini. Semangat kebersamaan inilah yang ingin kami bawa pulang ke Ajung untuk terus membangun desa-desa kami dengan guyub dan rukun," tutur Andri menambahkan.
Suasana di sepanjang rute Tajemtra 2026 tampak semarak berkat berbagai pos air swadaya yang didirikan oleh warga setempat, sajian musik jalanan tradisional seperti patrol, hingga atraksi kostum kreatif peserta perorangan maupun kelompok. Petugas gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan tim medis Satpol PP bersiaga penuh mengawal ketertiban jalannya rombongan yang berlangsung hingga larut malam.
Keberhasilan menembus angka 25.613 peserta menegaskan bahwa Tajemtra tetap kokoh berdiri sebagai ikon budaya, tradisi fisik, dan pesta rakyat paling dinantikan di Jawa Timur. Dukungan aktif dari kontingen wilayah seperti Kecamatan Ajung membuktikan bahwa denyut antusiasme Tajemtra berakar kuat, menjangkau seluruh lapisan masyarakat dari perkotaan hingga ke pelosok kecamatan.(Ar)