Peduli Kelompok Rentan, Kelurahan Gebang Evakuasi ODGJ ke Rumah Sakit
- 08 Mei 2026
- Dibaca 172 Kali
Bagikan Via:
Peduli Kelompok Rentan, Kelurahan Gebang Evakuasi ODGJ ke Rumah Sakit
JEMBER, 08 MEI 2026 - Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam penanganan kelompok rentan, khususnya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), melalui kolaborasi lintas sektor dan penguatan layanan kesehatan jiwa berbasis kemanusiaan.
Upaya tersebut terlihat saat petugas bersama tiga pilar melakukan penjemputan terhadap seorang warga bernama Buchori, warga Lingkungan Darwo Timur, Jalan Bungur RW 19 RT 1, untuk dibawa ke RS dr. Soebandi Jember guna mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif.
Proses penjemputan dilakukan secara humanis dengan melibatkan unsur kelurahan, aparat keamanan, tenaga kesehatan, serta dukungan warga sekitar. Kehadiran tiga pilar dinilai penting untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman dan lancar, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi keluarga pasien.
Lurah Gebang, Nanang, mengatakan bahwa penanganan ODGJ menjadi salah satu perhatian pemerintah kelurahan sebagai bagian dari pelayanan sosial kepada masyarakat. Menurutnya, ODGJ bukan untuk dijauhi, melainkan harus mendapatkan pendampingan dan akses layanan kesehatan yang layak.
“Penanganan ODGJ membutuhkan kepedulian bersama. Kami di Kelurahan Gebang berupaya hadir memberikan solusi melalui koordinasi lintas sektor agar warga yang membutuhkan bantuan bisa segera mendapatkan perawatan,” ujarnya, Jumat 08 Mei 2026.
Ia menambahkan, langkah tersebut juga merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap hak-hak warga negara, termasuk hak memperoleh layanan kesehatan jiwa secara memadai. Karena itu, pihak kelurahan terus membangun sinergi dengan puskesmas, rumah sakit, aparat keamanan, dan lingkungan masyarakat.
Hal senada disampaikan Sekretaris Kelurahan Gebang, Ketut Budiana. Ia menegaskan bahwa pendekatan kemanusiaan menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan ODGJ di wilayahnya.
“Kami ingin memastikan warga yang mengalami gangguan kejiwaan tetap mendapatkan perlindungan dan pelayanan yang baik. Pendekatan persuasif dan kekeluargaan selalu kami kedepankan,” katanya.
Ketut berharap masyarakat tidak memberikan stigma negatif terhadap ODGJ dan lebih mengedepankan empati serta dukungan sosial. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam membantu proses pemulihan pasien.
Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, aparat, dan masyarakat, Kelurahan Gebang berharap penanganan ODGJ di wilayah setempat dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. (yud)