logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Wuluhan

Pelatihan Batik Wuluhan Bekali Warga Desil 1–4 untuk Kemandirian Ekonomi

  • 24 September 2026
  • Dibaca 9 Kali
Bagikan Via:
pelatihan-batik-wuluhan-bekali-warga-desil-1-4-untuk-kemandirian-ekonomi-20260925

Pelatihan Batik Wuluhan Bekali Warga Desil 1–4 untuk Kemandirian Ekonomi

JEMBER 24 SEPTEMBER 2026 – Kecamatan Wuluhan membekali warga kurang mampu desil 1–4 dengan keterampilan membatik sebagai salah satu upaya membuka peluang kemandirian ekonomi keluarga. Pembekalan tersebut dilakukan melalui Pelatihan Batik Tulis dan Colet untuk Kemandirian Ekonomi di Pendopo Kecamatan Wuluhan, Rabu, 23 September 2026.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti warga desil 1–4 dengan melibatkan sejumlah unsur. Di antaranya Camat Wuluhan, Sekretaris Kecamatan Wuluhan, Kasi PMKS beserta staf, Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) beserta jajaran, TP PKK Kecamatan Wuluhan, narasumber Wanitari Afiat, instruktur membatik Jandiek Wulandari, serta Tim EO Nuansa Event Network.

Camat Wuluhan Hanifah mengatakan, pelatihan tersebut diarahkan untuk memberikan keterampilan yang dapat dikembangkan peserta setelah kegiatan. Menurut dia, terdapat tiga tujuan yang hendak dicapai, yakni menciptakan wirausahawan mandiri, menggali identitas lokal, dan meningkatkan ekonomi keluarga.

“Harapannya, ibu-ibu di Wuluhan, khususnya desil 1–4, dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga dengan adanya pelatihan membatik ini,” ujar Hanifah.

Dia mengatakan, keterampilan yang diperoleh peserta diharapkan tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Peserta dapat mempraktikkan kembali keterampilan membatik di rumah untuk mengembangkan kemampuan secara bertahap.

“Kalau sudah mengetahui ilmunya, kan enak, ibu-ibu. Tinggal praktik di rumah atau bisa bergabung dengan Mbak Wanitari,” lanjutnya.

Pelatihan tersebut menghadirkan Wanitari Afiat sebagai narasumber dan Jandiek Wulandari sebagai instruktur. Peserta diperkenalkan dengan batik tulis dan teknik colet sebagai keterampilan yang dapat dipelajari dan dikembangkan secara mandiri.

Bagi peserta dari kelompok desil 1–4, pembekalan keterampilan menjadi bagian dari upaya membuka pilihan kegiatan produktif yang dapat dilakukan sesuai kemampuan. Kecamatan Wuluhan mendorong agar pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan dapat dipraktikkan kembali setelah kegiatan.

Selain menjadi keterampilan, membatik juga diarahkan untuk menggali identitas lokal. Pengembangan keterampilan tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dan ekonomi keluarga.

Kegiatan ini melibatkan unsur pemerintah kecamatan, pendamping program sosial, TP PKK, serta tenaga pelatih. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan pelatihan agar peserta memperoleh pembekalan membatik secara langsung.

Setelah mengikuti pelatihan, peserta memiliki bekal awal untuk mempraktikkan keterampilan membatik secara mandiri. Pilihan untuk berlatih di rumah maupun bergabung dengan Wanitari menjadi tindak lanjut yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Dengan demikian, pelatihan tidak berhenti pada pemberian materi, tetapi dapat dilanjutkan peserta melalui praktik sesuai kemampuan masing-masing. (riz)

Galeri Foto