Pemdes Ambulu Menyelenggarakan Lomba Liga Sepakbola Antar RW Khusus Usia di Atas 45 Tahun
- 26 Juli 2025
- Dibaca 863 Kali
Bagikan Via:
Pemdes Ambulu Menyelenggarakan Lomba Liga Sepakbola Antar RW Khusus Usia di Atas 45 Tahun
Kecamatan Ambulu, saat digelar turnamen sepak bola antar RW yang diikuti oleh warga berusia di atas 45 tahun. Acara yang diadakan sebagai bagian dari peringatan HUT RI ke-80 ini berhasil menyedot perhatian masyarakat, bukan hanya karena nilai kompetitifnya, tapi juga karena kelucuan dan semangat luar biasa dari para pemain veteran. Tahun ini, lomba tersebut terhitung telah dilaksanakan sebanyak 3x berturut-turut tiap tahunnya.
Turnamen ini diikuti oleh 33 tim perwakilan RW yang seluruh anggotanya merupakan warga berumur 45 tahun ke atas. Aturan unik pun diterapkan demi menjaga keselamatan para peserta. Salah satunya adalah larangan keras menggunakan sepatu bola. Seluruh pemain diwajibkan bermain tanpa sepatu bola—ada yang memilih sandal, bahkan banyak yang hanya bertelanjang kaki. Akibatnya, rumput lapangan yang agak basah dan licin menjadi tantangan tersendiri. Banyak pemain tergelincir saat mencoba mengejar bola, mengundang tawa penonton yang memadati pinggir lapangan.
Tidak menggunakan ukuran lapangan sepakbola pada umumnya, liga sepakbola antar RW hanya memakai sepatuh lapangan tiap pertandingan. Denghan demikian, dalalm 1x pertandingan, ada 2 pertandingan yang berlangsung. Durasi pertandingan pun disesuaikan dengan kondisi fisik peserta, yakni hanya berlangsung selama 2x15 menit. Meski singkat, setiap pertandingan tetap berlangsung seru dan penuh semangat. Sorak-sorai penonton menggema setiap kali ada peluang gol atau aksi lucu dari para pemain yang mulai kelelahan di babak kedua.
"Ya, meskipun ngos-ngosan dan gampang kelelahan, tapi rasanya senang sekali bisa main lagi seperti zaman muda," ujar Pak Is, 54 tahun, ketua RT yang juga salah satu pemain dari tim RW 003 sambil tersenyum lebar.
Selain sebagai ajang olahraga, turnamen ini menjadi momen silaturahmi antarwarga yang mempererat kebersamaan. Panitia berharap kegiatan semacam ini bisa rutin diadakan tiap tahun, dengan tetap mengutamakan unsur hiburan dan kesehatan. Tak ada piala megah, tapi senyum dan tawa warga adalah hadiah paling berharga dari turnamen unik ini.