logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata

Semarak Pojok Budaya Watu Ulo, Seni Tradisional Hidupkan Wisata dan Budaya Jember

  • 23 Maret 2026
  • Dibaca 251 Kali
Bagikan Via:
semarak-pojok-budaya-watu-ulo-seni-tradisional-hidupkan-wisata-dan-budaya-jember-20260324

Semarak Pojok Budaya Watu Ulo, Seni Tradisional Hidupkan Wisata dan Budaya Jember

JEMBER, 23 MARET 2026 – Minggu, 23 Maret 2026 pukul 14.00 WIB, kegiatan Pojok Budaya kembali digelar sebagai wujud nyata pelestarian budaya lokal sekaligus promosi pariwisata daerah. Bertempat di kawasan strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, acara ini menghadirkan beragam kesenian tradisional khas Jember yang sarat nilai budaya dan kearifan lokal.

Kegiatan Pojok Budaya ini diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jember dengan tujuan menjaga eksistensi seni tradisional di tengah arus modernisasi. Acara dibuka dengan penampilan campur sari yang memadukan unsur musik tradisional Jawa dengan sentuhan modern, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan bagi para pengunjung.

Selanjutnya, pertunjukan Reog tampil memukau dengan atraksi yang energik dan penuh makna filosofis, diikuti oleh tarian Bujang Ganong yang lincah dan atraktif. Tidak hanya itu, kesenian khas daerah seperti Ta’Butaan Jember turut ditampilkan sebagai simbol kekayaan budaya lokal yang unik. Penampilan semakin semarak dengan hadirnya Jathilan oleh kelompok Putra Tanjung yang menyuguhkan gerak tari dinamis dan sarat nilai historis.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih mengenal dan mencintai budaya daerahnya. Selain itu, Pojok Budaya juga menjadi media promosi wisata, khususnya destinasi Pantai Watu Ulo di Kecamatan Ambulu, yang dikenal dengan keindahan alam dan legenda yang melekat di dalamnya.

Kepala Bidang Kebudayaan, Agung Nugroho, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menjaga warisan budaya sekaligus meningkatkan daya tarik wisata daerah.

“Melalui Pojok Budaya, kami ingin menghadirkan ruang ekspresi bagi para seniman sekaligus memperkuat identitas budaya Jember. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya promosi wisata, khususnya Watu Ulo Ambulu, agar semakin dikenal luas oleh masyarakat,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat pelestarian budaya terus tumbuh di tengah masyarakat, serta mampu mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Jember. Pojok Budaya bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan simbol kebanggaan dan jati diri daerah yang harus terus dijaga dan dilestarikan. (af)

Galeri Foto