Pemeliharaan Infrastruktur Berlanjut, DPUPR Jember Normalisasi Drainase di Jalan Patemon Baru Tanggul
- 20 September 2026
- Dibaca 16 Kali
Bagikan Via:
Pemeliharaan Infrastruktur Berlanjut, DPUPR Jember Normalisasi Drainase di Jalan Patemon Baru Tanggul
JEMBER, 20 SEPTEMBER 2026 - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jember melalui tim Unit Reaksi Cepat (URC) melaksanakan kegiatan normalisasi drainase di Jalan Patemon Baru, Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemeliharaan infrastruktur jalan dan saluran drainase guna mendukung kelancaran sistem pengairan serta menjaga kondisi lingkungan di sekitar permukiman warga pada Kamis, 19 September 2026.
Normalisasi drainase menjadi salah satu pekerjaan penting dalam pemeliharaan infrastruktur wilayah, khususnya pada kawasan yang memiliki saluran air di sepanjang jalan dan dekat dengan rumah penduduk.
Saluran drainase yang tidak terawat dapat mengalami pendangkalan akibat tumpukan material, seperti tanah, pasir, dedaunan, maupun sampah. Kondisi tersebut berpotensi menghambat aliran air, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan di Jalan Patemon Baru tersebut, tim URC DPUPR Jember melakukan penanganan terhadap saluran drainase yang membutuhkan pemeliharaan. Pekerjaan ini ditujukan untuk mengembalikan fungsi saluran agar dapat mengalirkan air dengan lebih baik serta mengurangi potensi terjadinya genangan di lingkungan sekitar.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pekerjaan lapangan dengan memperhatikan kondisi saluran dan lingkungan di sekitarnya. Penanganan drainase tidak hanya berkaitan dengan pembersihan saluran, tetapi juga membutuhkan perhatian terhadap aliran air, kondisi bahu jalan, serta titik-titik yang berpotensi mengganggu kelancaran pembuangan air.
Kegiatan tersebut turut menjadi bagian dari respons terhadap kebutuhan pemeliharaan infrastruktur yang berada di wilayah kerja DPUPR Jember. Tim URC memiliki peran dalam membantu menangani berbagai persoalan teknis di lapangan, termasuk pekerjaan pemeliharaan jalan dan fasilitas pendukungnya.
Kehadiran petugas di lokasi diharapkan dapat membantu mempercepat penanganan permasalahan infrastruktur yang membutuhkan perhatian.
Koordinator Wilayah (Korwil) Tanggul, Asmat, menyampaikan bahwa kegiatan normalisasi drainase merupakan salah satu bentuk upaya pemeliharaan infrastruktur yang perlu dilakukan secara berkelanjutan.
“Normalisasi drainase ini merupakan bagian dari pemeliharaan infrastruktur di wilayah Tanggul. Kami berupaya menangani saluran yang membutuhkan perhatian agar aliran air dapat berjalan dengan baik. Kondisi saluran di lapangan menjadi salah satu hal yang kami perhatikan dalam menentukan penanganan,” ujarnya.
Menurut Asmat, penanganan infrastruktur di tingkat wilayah membutuhkan pemantauan secara langsung. Setiap lokasi memiliki karakteristik yang berbeda, baik dari segi kondisi jalan, bentuk saluran, maupun lingkungan yang dilalui aliran air. Oleh sebab itu, pekerjaan pemeliharaan perlu dilakukan dengan mempertimbangkan situasi di lapangan agar hasil penanganannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Jalan Patemon Baru merupakan salah satu akses yang digunakan masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Keberadaan jalan yang terawat dan sistem drainase yang berfungsi dengan baik menjadi dua unsur yang saling berkaitan dalam mendukung kenyamanan pengguna jalan. Saluran air yang memadai dapat membantu mengurangi dampak aliran air hujan terhadap badan jalan dan lingkungan di sekitarnya.
Selain berfungsi sebagai jalur transportasi, jalan di kawasan permukiman juga memiliki peran penting dalam menunjang kegiatan ekonomi masyarakat. Warga memanfaatkan akses tersebut untuk beraktivitas, mengangkut hasil pertanian, menuju tempat kerja, serta memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena itu, pemeliharaan fasilitas pendukung jalan menjadi salah satu aspek yang perlu mendapatkan perhatian secara berkala. (yan)