Pemkab Jember Perkuat Pendidikan Al-Qur’an Lewat Penyaluran Insentif Guru Ngaji di Jember Lor
- 15 Maret 2026
- Dibaca 214 Kali
Bagikan Via:
Pemkab Jember Perkuat Pendidikan Al-Qur’an Lewat Penyaluran Insentif Guru Ngaji di Jember Lor
JEMBER, 14 MARET 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember kembali melaksanakan program penyaluran insentif bagi para guru ngaji di wilayah perkotaan. Kegiatan tersebut digelar di Kantor Kelurahan Jember Lor pada Sabtu, 14 Maret 2026, mulai pukul 11.00 hingga 12.30 WIB.
Program ini merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap para pengajar Al-Qur’an yang selama ini berperan dalam memberikan pendidikan agama kepada masyarakat, khususnya generasi muda di lingkungan masing-masing.
Sejumlah guru ngaji dari berbagai lingkungan di wilayah Kelurahan Jember Lor hadir dalam kegiatan tersebut untuk menerima insentif yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah. Penyaluran ini juga menjadi bagian dari kebijakan Pemerintah Kabupaten Jember yang digagas oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, sebagai bentuk apresiasi terhadap peran tokoh agama dalam pembinaan masyarakat.
Lurah Jember Lor, Moh. Zaim Ilmi, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa program insentif ini merupakan langkah positif yang dapat memberikan motivasi bagi para guru ngaji dalam menjalankan kegiatan mengajar.
“Program ini sangat baik, karena insentif dapat langsung diterima oleh para guru ngaji yang selama ini mengajar di masyarakat. Alhamdulillah mereka bisa hadir langsung hari ini untuk menerima insentif tersebut”, ujarnya.
Ia menambahkan bahwa para guru ngaji memang layak mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah atas pengabdian mereka dalam memberikan pendidikan agama kepada masyarakat.
“Menurut kami program ini sangat bagus dan layak untuk terus dilaksanakan. Setidaknya dapat menjadi bentuk dukungan bagi para guru ngaji di Kabupaten Jember agar semakin semangat dalam menyampaikan ilmu agama kepada masyarakat”, tambahnya.
Zaim juga menjelaskan bahwa jumlah penerima insentif di wilayah Kelurahan Jember Lor cukup banyak.
“Total penerima insentif di wilayah kami berjumlah 51 orang, yang terdiri dari 49 guru ngaji dan dua mudin”, jelasnya.
Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap para guru ngaji dapat terus berperan aktif dalam membimbing masyarakat serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan masyarakat Jember Lor. (bhi)