Pendamping Guru Ngaji Kawal Penyaluran Insentif di Desa Kraton, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
- 16 Maret 2026
- Dibaca 159 Kali
Bagikan Via:
Pendamping Guru Ngaji Kawal Penyaluran Insentif di Desa Kraton, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
KENCONG, 16 MARET 2026 – Pendamping guru ngaji turut mengawal proses penyaluran insentif bagi para guru ngaji di Desa Kraton, Kecamatan Kencong, pada Senin 16 Maret 2026. Kehadiran pendamping menjadi bagian penting dalam memastikan proses pendataan hingga pencairan bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.
Pendamping guru ngaji Zulfa menjelaskan bahwa mekanisme penyaluran insentif tahun ini masih sama seperti tahun sebelumnya. Para guru ngaji yang datanya telah diverifikasi diundang ke kantor desa untuk menerima bantuan secara tunai di tempat.
Dari data yang diajukan, jumlah guru ngaji di Desa Kraton yang diusulkan sebagai penerima insentif tercatat sebanyak 72 orang. Namun pada pencairan hari ini, sebanyak 59 orang berhasil menerima bantuan secara langsung.
Selain itu, terdapat empat guru ngaji asal Desa Kraton yang melakukan pencairan di desa lain. Dengan demikian, total guru ngaji asal Desa Kraton yang telah menerima insentif hingga hari ini mencapai sekitar 63 orang.
Pendamping juga menjelaskan bahwa sebagian guru ngaji yang belum menerima bantuan saat ini masih dalam proses pembuatan rekening bank. Setelah proses tersebut selesai, pencairan bantuan akan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.
Menurutnya, peran pendamping tidak hanya sebatas membantu proses administrasi, tetapi juga memastikan informasi mengenai program insentif dapat tersampaikan dengan baik kepada para guru ngaji.
Ia berharap program insentif guru ngaji ini dapat terus berlanjut dan bahkan ditingkatkan ke depannya.
“Harapan kami program ini bisa dilaksanakan dua kali dalam setahun seperti yang pernah disampaikan pemerintah daerah, serta kuota penerima dapat ditambah karena masih banyak guru ngaji yang belum tercover,” ujarnya.
Dengan adanya pendampingan yang aktif, diharapkan program insentif guru ngaji tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi para guru ngaji yang selama ini mengabdikan diri dalam mengajarkan pendidikan agama kepada masyarakat. (Fur)