logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup

Perawatan Berkala, PSU DPRKPLH Tangani Debu dan Kotoran Tugu Perbatasan Jember-Banyuwangi

  • 08 September 2026
  • Dibaca 20 Kali
Bagikan Via:
perawatan-berkala-psu-dprkplh-tangani-debu-dan-kotoran-tugu-perbatasan-jember-banyuwangi-20260909

Perawatan Berkala, PSU DPRKPLH Tangani Debu dan Kotoran Tugu Perbatasan Jember-Banyuwangi

JEMBER, 08 SEPTEMBER 2026 – Berada tepat di jalur penghubung Kabupaten Jember dan Banyuwangi, Tugu Perbatasan Jember–Banyuwangi menjadi salah satu penanda wilayah sekaligus titik yang kerap dilalui masyarakat maupun pelancong.

Tugu yang berada di kawasan Jalan Raya Jember–Banyuwangi, Kecamatan Silo, ini berfungsi sebagai penanda batas wilayah. Selain itu, kawasan tugu tersebut kerap dimanfaatkan masyarakat dan pelancong sebagai tempat singgah sejenak untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Namun, sebagai fasilitas publik di ruang terbuka, kondisi tugu tidak terlepas dari paparan lingkungan sekitar. Pada beberapa bagian bangunan, terlihat bekas debu, kotoran, dan noda akibat paparan cuaca serta kondisi lingkungan. Hal ini memerlukan perawatan rutin agar tugu tetap terlihat bersih, rapi, dan terawat.

Sebagai bentuk kepedulian serta tanggung jawab terhadap kebersihan dan pemeliharaan fasilitas umum, Tim Petugas Sarana dan Prasarana Umum (PSU) Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Jember melaksanakan kegiatan pembersihan dan perawatan berkala di area Tugu Perbatasan Jember–Banyuwangi pada Selasa, 08 September 2026.

Dalam kegiatan tersebut, petugas PSU membersihkan sejumlah bagian bangunan tugu, termasuk area yang sulit dijangkau. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi penumpukan debu dan kotoran serta menjaga tampilan fasilitas publik agar tetap nyaman dipandang oleh pengguna jalan.

Kepala Bidang PSU DPRKPLH Kabupaten Jember, Rudi Rahmawan, menyampaikan bahwa pemeliharaan fasilitas umum merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga aset agar tetap berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Tugu perbatasan merupakan salah satu wajah daerah yang sering dilihat oleh masyarakat maupun para pelintas jalan. Oleh karena itu, kebersihan dan kondisi bangunan perlu terus dijaga melalui kegiatan pemeliharaan rutin agar tetap terlihat baik dan memberikan kenyamanan,” ungkap Rudi.

Ia menambahkan bahwa perawatan fasilitas publik tidak hanya berfokus pada aspek kebersihan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga estetika kawasan dan menciptakan lingkungan yang lebih tertata.

“Kami berharap kegiatan pemeliharaan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Selain menjaga fasilitas daerah tetap bersih dan terawat, kami juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan serta fasilitas umum yang menjadi aset bersama,” tambahnya.

Melalui kegiatan perawatan yang dilakukan oleh Tim PSU DPRKPLH, keberadaan Tugu Perbatasan Jember–Banyuwangi diharapkan tetap menjadi ikon wilayah yang bersih dan nyaman, serta memberikan kesan positif bagi masyarakat maupun pelancong yang melintas di kawasan tersebut. (fag)

Galeri Foto