Percepat Penurunan Stunting, Bapperida Jember dan Puskesmas Jember Kidul Edukasi Orang Tua Baduta di Kelurahan Kepatihan
- 09 Oktober 2026
- Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
Percepat Penurunan Stunting, Bapperida Jember dan Puskesmas Jember Kidul Edukasi Orang Tua Baduta di Kelurahan Kepatihan
JEMBER, 9 OKTOBER 2026 – Guna memacu percepatan penurunan stunting dan memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Jember terus mengawal pelaksanaan program pendampingan kesehatan masyarakat. Langkah nyata ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan pemerintah daerah dalam menekan angka stunting secara terintegrasi. Pada Jumat, 9 Oktober 2026, Bapperida mendampingi tim kesehatan Puskesmas Jember Kidul dan Kecamatan Kaliwates menyambangi sasaran bayi bawah dua tahun (baduta) terindikasi stunting di kawasan Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates.
Kunjungan Home Care tersebut ditujukan ke kediaman MFA, seorang baduta yang memerlukan perhatian khusus dalam tumbuh kembangnya. Kehadiran para petugas secara langsung ke rumah warga ini diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus penanganan yang lebih personil. Dalam aksi penjangkauan ini, tim tenaga kesehatan fokus melakukan pengecekan kondisi fisik anak secara menyeluruh serta membuka ruang diskusi dan edukasi intensif bersama orang tua.
Petugas memberikan bimbingan dan pemahaman mendalam kepada orang tua mengenai pentingnya asupan gizi seimbang, pola asuh kesehatan, pencegahan infeksi berulang, serta stimulasi tumbuh kembang pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Pendekatan persuasif ini dirancang agar orang tua tidak hanya paham secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam pola makan sehari-hari. Langkah ini diambil untuk memastikan orang tua memiliki pengetahuan yang cukup dalam mendampingi proses tumbuh kembang buah hatinya sehari-hari.
Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bapperida Kabupaten Jember, Erwin Prasetyo, S.H., M.H., menekankan krusialnya deteksi dini serta pendampingan langsung bagi keluarga baduta stunting. Menurutnya, penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan fasilitas kesehatan, melainkan butuh keterlibatan aktif dari lingkungan keluarga terdekat.
"Pengecekan kondisi fisik dan ruang edukasi bersama keluarga baduta stunting ini sangat krusial. Melalui intervensi tatap muka dari nakes Puskesmas Jember Kidul dan pendampingan Bapperida, kita ingin memastikan orang tua memahami langkah-langkah medis dan pemenuhan nutrisi harian untuk mengejar ketertinggalan tumbuh kembang anak," tegas Erwin Prasetyo, S.H., M.H.
Melalui pengecekan rutin dan pemantauan edukatif yang berkesinambungan ini, Bapperida Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus menyelaraskan program konvergensi stunting antar-OPD demi mewujudkan generasi muda Jember yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Sinergi ini akan terus diperkuat hingga setiap anak di Jember mendapatkan hak tumbuh kembangnya secara maksimal. (tqr)