Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Kapolsek Gumukmas Inspektur Upacara Penurunan Bendera
- 18 Agustus 2026
- Dibaca 42 Kali
Bagikan Via:
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Kapolsek Gumukmas Inspektur Upacara Penurunan Bendera
JEMBER, 17 AGUSTUS 2026 - Selama delapan jam penuh, Sang Saka Merah Putih berkibar dengan gagahnya di angkasa Desa Gumukmas, tepatnya di Lapangan Mas Karebet.
Dikibarkan sejak pukul 07.00 Wib pagi tadi dalam upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, bendera kebanggaan bangsa itu kini pun diturunkan dengan penuh kekhidmatan pada sore hari, tepat pukul 15.00 Wib di tempat yang sama.Senin, 17 Agustus 2026.
Upacara penurunan bendera berlangsung dengan tertib dan penuh rasa haru. Bertindak selaku Inspektur Upacara pada penurunan kali ini adalah Kapolsek Gumukmas, AKP Edi Santoso.Sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Aipda Suyitno, Babinkamtibmas Desa Tembokrejo.
Tugas pembawa bendera diamanahkan kepada Windia Ramadani dari SMK Plus Almujahidi. Sedangkan tiga pengibar bendera yang telah melaksanakan tugas pagi dengan penuh kebanggaan kembali tampil dalam penurunan, yaitu Indra Kencana dan Affandi Nurut Rizky Ramadhan. Keduanya dari SMP Negeri 2 Gumukmas,
Selanjutnya, Muhammad Ikmal Al Ghozali dari MAS Al Qodiri Gumukmas. Ketiga pemuda ini melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan ketelitian, menjaga bendera tetap terhormat hingga dilipat dengan rapi.
Rangkaian upacara penurunan bendera ini dihadiri oleh Danramil 0824/20, Kapten Arm Teguh Hariyanto. Turut hadir Kasi Pemerintahan Kecamatan Gumukmas, Thomas Heru Indra Kurniawan, yang hadir selaku perwakilan Camat Gumukmas.
Hadir pula jajaran anggota TNI dan Polri, pegawai di lingkungan pemerintah kecamatan Gumukmas, para guru, petugas kesehatan, petugas sosial dan Program Keluarga Harapan (PKH), serta kelompok ibu-ibu Persit, Bhayangkari, dan Tim Penggerak PKK Kecamatan Gumukmas, tokoh lintas agama serta tokoh masyarakat.
Tak kalah meriah dari upacara pengibaran di pagi hari, ratusan siswa-siswi, anggota Gerakan Pramuka, perwakilan mahasiswa, serta masyarakat luas tampak berbondong-bondong hadir menyaksikan prosesi penurunan bendera.
Wajah-wajah yang tampak lelah namun penuh semangat dan rasa bangga menjadi pemandangan yang menghiasi lapangan, menunjukkan betapa tingginya kesadaran dan kecintaan masyarakat Kecamatan Gumukmas terhadap tanah air.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Gumukmas, Dannie Allcholin, menyampaikan rasa bangganya atas terlaksananya rangkaian peringatan kemerdekaan dengan lancar dan khidmat sepanjang hari.
"Delapan jam Merah Putih berkibar di tanah kita adalah simbol bahwa semangat kemerdekaan senantiasa menyala di hati kita.Menurunkan bendera bukan berarti menurunkan semangat pengabdian dan cinta tanah air. Justru, saat bendera terlipat rapi di tangan, di sanalah tugas sesungguhnya kita mulai yakni menjaga kemerdekaan itu dengan kerja nyata, persatuan, dan gotong royong," ujar Dannie.
Lebih lanjut, Camat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, baik dalam upacara pengibaran maupun penurunan bendera. Khususnya kepada Paskibra yang telah melaksanakan tugas terhormat dengan penuh kedisiplinan dan tanggung jawab.
"Kepada adik-adik Paskibra, saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya. Kalian adalah harapan masa depan bangsa. Semoga semangat hari ini menjadi bekal bagi kalian untuk terus berprestasi dan membawa nama daerah serta bangsa menjadi lebih baik," tambahnya.
Camat juga mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Gumukmas untuk menjaga semangat persatuan dan kesatuan yang telah ditunjukkan pada peringatan hari kemerdekaan ini. Menurutnya, kemerdekaan yang diraih dengan pengorbanan besar para pahlawan wajib diisi dengan kegiatan yang bermanfaat, kedamaian, serta kemajuan bersama.
"Mari kita jaga persaudaraan ini. Kemerdekaan adalah anugerah yang harus dijaga bersama, bukan hanya saat peringatan hari kemerdekaan, melainkan setiap hari dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan persatuan, saya yakin Gumukmas semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan cita-cita mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dapat tercapai," pungkas Dannie.
Upacara penurunan bendera pun berakhir tepat pada waktunya dengan pembacaan doa bersama, ditutup dengan pembubaran barisan yang tertib. Sang Saka Merah Putih pun kini telah terlipat rapi, tersimpan dengan terhormat.Siap untuk kembali berkibar lebih gagah dan lebih megah pada peringatan kemerdekaan tahun-tahun mendatang. (rir)