logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Ruang Diskusi Media, BPBD Jember Ungkap Kondisi Bencana Selama Musim Kemarau

  • 01 September 2026
  • Dibaca 230 Kali
Bagikan Via:
ruang-diskusi-media-bpbd-jember-ungkap-kondisi-bencana-selama-musim-kemarau-20260902

Ruang Diskusi Media, BPBD Jember Ungkap Kondisi Bencana Selama Musim Kemarau

JEMBER, 01 SEPTEMBER 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember menggelar Ruang Diskusi Media bersama sejumlah media dan jurnalis untuk membahas berbagai kejadian bencana yang berlangsung selama musim kemarau di wilayah Kabupaten Jember.

Kegiatan tersebut digelar pada Selasa, 01 September 2026, pukul 14.00 hingga 15.30 WIB, bertempat di Ruang Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Jember. Diskusi diikuti 14 orang dari unsur media dan jurnalis.

Ruang diskusi tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jember Nomor 500.12.13/243.9/35.09.323/2026 tentang Undangan Ruang Diskusi Media. Forum ini menjadi ruang terbuka untuk menyampaikan informasi terkait perkembangan kebencanaan di Kabupaten Jember sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dengan media dan jurnalis.

Kepala BPBD Kabupaten Jember, Dr. Drs. Edy Budi Susilo, M.Si., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa musim kemarau yang berlangsung di Jember memunculkan sejumlah potensi dan kejadian bencana yang perlu mendapatkan perhatian bersama. Salah satu kejadian yang cukup mendapat perhatian adalah bencana kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember.

“Selama musim kemarau ini, Kabupaten Jember mengalami bencana kekeringan yang tersebar di delapan kecamatan. Penanganannya dilakukan bersama unsur terkait, termasuk melalui upaya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak,” ujar Edy Budi Susilo dalam diskusi tersebut.

Selain kekeringan, BPBD Kabupaten Jember juga menangani sejumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi selama musim kemarau. Penanganan dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur terkait sebagai bagian dari upaya mempercepat respons terhadap kejadian bencana serta mengurangi dampak yang ditimbulkan.

Menurut Kepala BPBD, kondisi musim kemarau tidak hanya berkaitan dengan persoalan ketersediaan air, tetapi juga meningkatkan potensi terjadinya bencana lain, terutama karhutla. Karena itu, kewaspadaan masyarakat dan koordinasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai ancaman tersebut.

Dalam diskusi tersebut, Kepala BPBD juga memberikan penjelasan mengenai kejadian gempa bumi dan kecelakaan laut yang pernah terjadi di Kabupaten Jember selama periode musim kemarau. Informasi yang disampaikan mencakup kronologi kejadian, langkah penanganan, serta koordinasi yang dilakukan bersama unsur terkait dalam merespons setiap peristiwa.

Forum diskusi berlangsung secara terbuka dengan memberikan kesempatan kepada media dan jurnalis untuk menggali informasi mengenai kondisi kebencanaan di Kabupaten Jember. Penyampaian informasi secara langsung tersebut diharapkan dapat membantu media memperoleh data yang lebih akurat sehingga informasi kebencanaan yang disampaikan kepada masyarakat dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan mudah dipahami, terutama ketika terjadi bencana.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BPBD Kabupaten Jember, Diskominfo Kabupaten Jember dan media. Kolaborasi tersebut dinilai penting mengingat media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kebencanaan, edukasi mitigasi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi bencana.

Melalui Ruang Diskusi Media, pemerintah daerah juga berupaya membangun keterbukaan informasi publik, khususnya terkait penanganan bencana. Dengan komunikasi yang baik antara pemerintah dan media, informasi mengenai kejadian maupun upaya penanganan bencana diharapkan dapat tersampaikan kepada masyarakat secara transparan dan bertanggung jawab.

BPBD Kabupaten Jember menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana, terutama selama periode musim kemarau. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, media, serta seluruh unsur terkait menjadi salah satu kunci dalam memperkuat kesiapsiagaan dan respons terhadap bencana di Kabupaten Jember.

Dengan adanya forum diskusi tersebut, koordinasi dan pertukaran informasi antara BPBD, Diskominfo, dan media diharapkan semakin solid. Tidak hanya dalam penyampaian informasi saat bencana terjadi, tetapi juga dalam mendorong edukasi dan mitigasi agar masyarakat semakin siap menghadapi berbagai potensi bencana. (tgh)

Galeri Foto